Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Gunungkidul dan BBWS Serayu Mulai Pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah
Helmi Idham - 23 September 2025 - RegionalNYALANUSANTARA, Gunungkidul- Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak resmi melaksanakan pembangunan jaringan irigasi air tanah, pada Senin (22/9/2025). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 yang mengarah pada percepatan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi untuk mendukung swasembada pangan di Indonesia.
Kepala Dinas PUPRKP Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, menjelaskan bahwa usulan pembangunan jaringan irigasi ini awalnya mencakup 40 lokasi. Namun, setelah dilakukan survei, sebanyak 35 lokasi disetujui untuk dilaksanakan. Dari total 35 lokasi, 20 di antaranya akan dibangun sumur baru dan 15 lokasi lainnya akan menerima rehabilitasi jaringan irigasi. Pekerjaan pembangunan sumur diperkirakan bernilai sekitar Rp36 miliar, sedangkan rehabilitasi jaringan irigasi diperkirakan menelan biaya sekitar Rp5,4 miliar.
Rehabilitasi jaringan irigasi ini akan dilakukan di 11 kapanewon di Gunungkidul, meliputi Karangmojo, Paliyan, Playen, Nglipar, Girisubo, Ponjong, Semanu, hingga Wonosari. Kalurahan yang akan menerima manfaat dari program ini antara lain Gedangrejo, Pampang, Logandeng, Katongan, Karangawen, Songbanyu, Wiladeg, Grogol, Bleberan, Sidorejo, dan Wunung.
Rakhmadian juga menambahkan bahwa mulai hari ini, lima lokasi rehabilitasi langsung dikerjakan oleh BBWS Serayu Opak. Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil komunikasi panjang dengan pemerintah pusat, bukanlah sesuatu yang datang tiba-tiba.
"Ini adalah hasil perjuangan bersama. Selain pembangunan jaringan irigasi, kita juga mendapat tambahan bantuan berupa 26 unit traktor dari Kementerian Pertanian," kata Bupati.
Endah mengingatkan bahwa setelah jaringan irigasi selesai dibangun, pemerintah kalurahan dan masyarakat setempat harus ikut menjaga dan merawatnya agar keberlanjutannya terjaga. Ia mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam menjaga dan mengoptimalkan fungsi jaringan irigasi tersebut.
"Mari kita kawal bersama, karena tujuan akhirnya adalah meningkatkan produktivitas pertanian, memastikan ketersediaan air di wilayah rawan kekeringan, serta mendukung ketahanan pangan," tegasnya.
Pemerintah berharap bahwa pembangunan jaringan irigasi ini akan memberikan manfaat nyata bagi petani Gunungkidul, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
"Semoga usaha ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan," tutup Endah.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Tegaskan Kota Semarang Inklusif, Karnaval Paskah Berikan Panggung Bagi Difabel
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Ekspor Durian Beku Indonesia ke China Melesat, Capai Ribuan Ton
Ragam Nusantara 15 jam lalu
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 20 jam lalu
Perkuat Mutu Produk, KAI Services Hadirkan Laboratorium Quality Control
Ragam Nusantara 22 jam lalu
Suharsono Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Dampak Nyata di Masyarakat
Ragam Nusantara 1 hari lalu
Terkini
Tegaskan Kota Semarang Inklusif, Karnaval Paskah Berikan Panggung Bagi Difabel
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Ekspor Durian Beku Indonesia ke China Melesat, Capai Ribuan Ton
Ragam Nusantara 15 jam lalu
Xiaomi Hadirkan Robot Vacuum H50 Series di Indonesia, Solusi Bersih Pintar Hingga 15.000Pa
Tekno 16 jam lalu
Mahasiswa UNAIR Tembus ASEAN, Gagas Eduventure untuk Pendidikan Daerah 3T
Ilmu 17 jam lalu
Ford RMA Indonesia Resmi Buka FEC Sunter Guna Perkuat Komitmen Jangka Panjang di Indonesia
Lifestyle 17 jam lalu
Review The Mummy (2026): Horor Gelap yang Brutal, Namun Kurang Membekas
Sinema 18 jam lalu
Review Ustaad Bhagat Singh: Aksi Besar, Eksekusi Kurang Maksimal
Sinema 19 jam lalu
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 20 jam lalu
Review Bhooth Bangla: Horor Komedi Penuh Nostalgia dan Tawa
Sinema 20 jam lalu
Artotel Group Meluncurkan Praktik Dining Berkelanjutan “REBELLIOUS HUNGER”
Ekbis 21 jam lalu
Bocoran Honor Baterai 11.000mAh: Siap Jadi Raja Daya Tahan?
Tekno 21 jam lalu