Tindaklanjuti Hasil Kuisioner PMPJ, Kemenkum Jateng Gelar Exit Meeting Audit Kepatuhan Notaris
Dani - 23 Oktober 2025 - RegionalNYALANUSANTARA, Semarang – Kanwil Kemenkum Jateng menggelar Exit Meeting Audit Kepatuhan Notaris Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak dan Kabupaten Kendal, di Aula Kresna Basudewa Kemenkum Jateng, Kamis (23/10).
Kepala Bidang Pelayanan Administrasi Hukum Umum (AHU), Deni Kristiawan mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas kegiatan pengisian kuesioner Prinsip Pengendalian Pengguna Jasa (PMPJ) yang dilakukan oleh notaris.
"Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pengisian kuesioner yang kami sampaikan kepada Bapak Ibu sekalian," kata Deni sebagai pembuka.
"Dimana berdasarkan hasil analisa dan evaluasi terhadap kegiatan tersebut, Kantor Wilayah melihat dan menilai, hasilnya kemungkinan risiko sangat tinggi dan tinggi," sambungnya.
Kegiatan ini juga, lanjut Deni, merupakan media untuk meningkatkan komunikasi secara langsung agar dapat melengkapi informasi komprehensif.
Memperkuat hal tersebut, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Jateng, Tjasdirin menegaskan bahwa PMPJ merupakan program kerja yang harus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Dia juga menekankan bahwa audit dari hasil pengisian kuesioner PMPJ, bukan sarana untuk menyalakan kinerja notaris, namun langkah proteksi.
"Audit ini untuk memberikan perlindungan kepada Bapak Ibu sekalian apabila ada permasalahan di belakang hari," ujar Tjasdirin dalam sambutannya.
"Bapak Ibu merupakan ujung tombak dalam hal di pelayanan kepada kemasyarakat, khususnya terkaitkan kenotariatan. Jadi rentan terhadap pengaduan masyarakat dan harus berkerja dalam koridor yang telah ditetapkan. Selain itu, Kantor Wilayah sebagai pembina dan pengawasan notaris harus menjalankan fungsi tersebut," tambahnya.
Kadiv Yankum juga menekankan, agar para notaris selalu mengedepankan prinsip kehati-hatian, yang diwujudkan dalam PMPJ.
Kegiatan ini juga, sambung Tjasdirin, merupakan media untuk meningkatkan silaturahmi, komunikasi dan koordinasi.
Dalam kegiatan ini, para peserta, yakni notaris Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak dan Kabupaten Kendal yang diundang, diminta untuk memberikan informasi lanjutan dan mendalam atas hasil kuisioner yang telah diisi sebelumnya.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Holy
Komentar
Baca Juga
KAI Wisata Perkuat Sinergi Kolaborasi Layanan Pariwisata dan Digital dengan BTN
Ragam Nusantara 27 menit lalu
Dari Lahan Tandus ke Pabrik Cerdas, Transformasi Industri Tembaga di Guixi China Timur
Ragam Nusantara 38 menit lalu
SAR Gabungan Evakuasi Mayat di Laut Cilacap
Ragam Nusantara 1 jam lalu
SAR Semarang Pelajari Upaya Penanganan Kecelakaan Mobil Listrik
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Jamin Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Polda Jateng Siapkan Strategi Aglomerasi Wilayah
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Terkini
KAI Wisata Perkuat Sinergi Kolaborasi Layanan Pariwisata dan Digital dengan BTN
Ragam Nusantara 27 menit lalu
Dari Lahan Tandus ke Pabrik Cerdas, Transformasi Industri Tembaga di Guixi China Timur
Ragam Nusantara 38 menit lalu
SAR Gabungan Evakuasi Mayat di Laut Cilacap
Ragam Nusantara 1 jam lalu
SAR Semarang Pelajari Upaya Penanganan Kecelakaan Mobil Listrik
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Webinar Paramadina Bahas Jejak Peradaban Islam di India dan Tantangan Muslim Minoritas
Ilmu 2 jam lalu
Jamin Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Polda Jateng Siapkan Strategi Aglomerasi Wilayah
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Wakapolda Jateng Tinjau Jalur Mudik Via Udara, Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan Saat Lebaran
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Truk Low Deck Nyangkut di Rel, 10 Perjalanan Kereta di Semarang Terganggu
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Operasi SAR Ditutup, Dua Penambang Pasir Gunung Merapi di Magelang Belum Ditemukan
Ragam Nusantara 6 jam lalu
KBRI Beijing Gelar Buka Puasa Bersama di Changsha, Perkuat Pertukaran Masyarakat Indonesia–China
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Pastikan Operasional Angleb 2026 Berjalan Maksimal, Direksi KAI Services Cek Kesiapan Operasional
Ragam Nusantara 7 jam lalu