SAR Semarang Pelajari Upaya Penanganan Kecelakaan Mobil Listrik
Dani - 10 Maret 2026 - RegionalNYALANUSANTARA, Semarang - Pertumbuhan pengguna mobil listrik di Indonesia mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi. Tercatat pada tahun 2024 jumlah penjualan mobil listrik/EV (Electric Vehicle) hanya 43.188 unit, namun di tahun 2025 kemarin meningkat menjadi 103.931 unit. Dengan meningkatnya jumlah pengguna mobil listrik maka kemungkinan terjadinya kecelakaan yang melibatkan mobil listrik akan makin sering terjadi.
Kantor SAR Semarang sendiri memiliki tugas pokok dan fungsi penanganan kecelakaan dengan penanganan khusus atau KPK melihat adanya perhatian khusus dalam penanganan korban terjepit akibat kecelakaan mobil khususnya mobil EV.
Untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan selama penanganan korban kecelakaan mobil EV, maka Kantor SAR Semarang mengundang perwakilan dealer mobil EV di Semarang yakni BYD Haka Auto untuk dapat memperkenalkan mobil EV ke personil Kantor SAR Semarang yang mana kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (10/03/26).
"Kami menghadirkan tim dari dealer BYD Semarang untuk dapat mengenalkan mobil listrik dengan cara kerjanya bagaimana dan apa yang bisa dan tidak bisa kami lakukan saat menangani kecelakaan mobil listrik yang penumpangnya terjepit kabin," terang Budiono Kepala Kantor SAR Semarang.
"Kegiatan ini bertujuan untuk menghindarkan personil kami dari hal-hal yang dapat membahayakan keselamatan mengingat penanganan korban terjepit pada mobil listrik belum pernah kami lakukan sebelumnya," sambungnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim dari BYD memberikan pemaparan mengenai teknologi kendaraan listrik serta karakteristik sistem kelistrikan yang digunakan pada mobil listrik. Materi yang disampaikan juga mencakup prosedur keselamatan serta langkah-langkah penanganan apabila terjadi kondisi darurat seperti kecelakaan yang melibatkan kendaraan listrik.
Pada kesempatan tersebut, Selain pemaparan materi pihak dealer BYD juga menampilkan dua unit kendaraan listrik untuk diperkenalkan secara langsung kepada peserta, yaitu BYD Sealion 7 dan BYD M6. Para pegawai dapat melihat secara langsung fitur, sistem keamanan, serta komponen penting pada kendaraan listrik yang perlu diperhatikan dalam situasi darurat.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Holy
Komentar
Baca Juga
Dari Lahan Tandus ke Pabrik Cerdas, Transformasi Industri Tembaga di Guixi China Timur
Ragam Nusantara 7 menit lalu
SAR Gabungan Evakuasi Mayat di Laut Cilacap
Ragam Nusantara 56 menit lalu
SAR Semarang Pelajari Upaya Penanganan Kecelakaan Mobil Listrik
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Jamin Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Polda Jateng Siapkan Strategi Aglomerasi Wilayah
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Wakapolda Jateng Tinjau Jalur Mudik Via Udara, Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan Saat Lebaran
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Terkini
Dari Lahan Tandus ke Pabrik Cerdas, Transformasi Industri Tembaga di Guixi China Timur
Ragam Nusantara 7 menit lalu
SAR Gabungan Evakuasi Mayat di Laut Cilacap
Ragam Nusantara 56 menit lalu
SAR Semarang Pelajari Upaya Penanganan Kecelakaan Mobil Listrik
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Webinar Paramadina Bahas Jejak Peradaban Islam di India dan Tantangan Muslim Minoritas
Ilmu 1 jam lalu
Jamin Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Polda Jateng Siapkan Strategi Aglomerasi Wilayah
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Wakapolda Jateng Tinjau Jalur Mudik Via Udara, Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan Saat Lebaran
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Truk Low Deck Nyangkut di Rel, 10 Perjalanan Kereta di Semarang Terganggu
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Operasi SAR Ditutup, Dua Penambang Pasir Gunung Merapi di Magelang Belum Ditemukan
Ragam Nusantara 5 jam lalu
KBRI Beijing Gelar Buka Puasa Bersama di Changsha, Perkuat Pertukaran Masyarakat Indonesia–China
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Pastikan Operasional Angleb 2026 Berjalan Maksimal, Direksi KAI Services Cek Kesiapan Operasional
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Cegah Pelanggaran Kekayaan Intelektual, Kemenkum Jateng Ajak Sinergi Lintas Sektor
Ragam Nusantara 7 jam lalu