Bunda PAUD Jateng Dorong Program Tamasya BKKBN untuk Tingkatkan Partisipasi Anak Belajar
Intan Fitria - 28 Oktober 2025 - RegionalNYALANUSANTARA, Semarang- Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mendukung implementasi program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) yang dicanangkan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
Nawal juga mendorong agar layanan pengasuhan dalam program Tamasya tersebut, dapat membantu meningkatkan partisipasi anak usia 0-6 tahun untuk belajar di satuan PAUD.
"Adanya Tamasya ini, diharapkan tadi bisa meningkatkan partisipasi aktif kasar anak usia 0-6 tahun, untuk bersekolah di PAUD" ucap Nawal, seusai menjadi narasumber kegiatan Apresiasi Pengelola Program Pengasuhan 1000 HPK dan Tamasya BKKBN Provinsi Jateng, di Gets Premiere Semarang, Senin (27/10/2025).
Ditambahkan, Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD di Jawa Tengah pada 2024 sebesar 47,65 persen. Sementara jumlah anak usia 0-6 tahun yang terlayani PAUD hanya 14 persen.
Menghadapi kondisi itu, Nawal mendorong pembentukan PAUD Emas (Berbasis Masyarakat untuk Generasi Emas), sebagai jawaban atas akses dan layanan pendidikan jenjang PAUD yang belum merata di Jawa Tengah.
Dia berharap, layanan Tamasya juga dapat diintegrasikan dengan program PAUD Emas. Pasalnya, kekuatan PAUD Emas terletak pada swadaya masyarakat dalam menghadirkan layanan pendidikan untuk anak-anak usia dini.
"Yang bisa dilakukan, kita berkolaborasi dengan BKKBN dengan Tamasya, kemudian kita membentuk PAUD-PAUD Emas yang terintegrasikan dengan Posyandu. Dan ini diharapkan bisa meningkatkan layanan PAUD di Jawa Tengah," beber dia.
Nawal mengungkapkan, berdasarkan data, saat ini jumlah PAUD di Jateng tercatat sebanyak 32.684 unit. Terdiri dari 19.264 Taman Kanak-kanak (TK), 10.112 Kelompok Bermain (KB), 552 Tempat Penitipan Anak (TPA), dan 2.756 satuan PAUD sejenis.
Adapun total guru atau tenaga pendidik PAUD sebanyak 57.208 orang, dengan jumlah murid 911.218 anak. Dengan keterlibatan aktif dari seluruh elemen, diharapkan angka partisipasi anak untuk belajar di PAUD lebih meningkat.
"Selain ada PAUD formal, nonformal, nanti ada PAUD Emas yang ada di Posyandu, dan ada Tamasya. Paling tidak, partisipasi aktif dari anak usia 0-6 tahun untuk bersekolah, itu lebih terlayani dengan baik," ungkap istri Wakil Gubernur Jateng tersebut.
Di samping itu, Nawal juga mendorong agar BKKBN memiliki standar kompetensi bagi tenaga pendidik atau pengasuh anak, serta memberikan pelatihan. Hal itu untuk memastikan pembelajaran PAUD benar-benar memperhatikan kualitas.
"Jadi ini nanti untuk mendorong kompetensi ini bisa lebih baik lagi, sehingga standardisasi mengenai (kualitas pengasuh anak) ini mungkin Tamasya memiliki satu standar, dan itu memiliki satu kekhasan sendiri," tandas Ketua Tim Pembina Posyandu Jateng itu.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Perkuat Mutu Produk, KAI Services Hadirkan Laboratorium Quality Control
Ragam Nusantara 58 menit lalu
Suharsono Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Dampak Nyata di Masyarakat
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Kerajinan Tangan Naik Daun, Tanda Menguatnya Experience Economy di Tiongkok
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Bawaslu Kota Semarang Tekankan Pentingnya Konsolidasi Demokrasi Perkuat Partisipasi Masyarakat
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Lapas Perempuan Semarang Gelar Ikrar Bersama “Zero Halinar”
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Terkini
Bocoran Honor Baterai 11.000mAh: Siap Jadi Raja Daya Tahan?
Tekno 19 menit lalu
Perkuat Mutu Produk, KAI Services Hadirkan Laboratorium Quality Control
Ragam Nusantara 58 menit lalu
Bocoran Xiaomi 18 Pro: Hadirkan Tombol AI dan Desain Lebih Futuristik
Tekno 1 jam lalu
Pengabdian Tanpa Lelah: Alumnus FK UNDIP Ahli Mata untuk Masyarakat Papua
Ilmu 1 jam lalu
Suharsono Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Dampak Nyata di Masyarakat
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Kerajinan Tangan Naik Daun, Tanda Menguatnya Experience Economy di Tiongkok
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Ayoo Ikuti! Pemerintah akan Lelang Sukuk Negara Rp12 Triliun pada 21 April 2026
Ekbis 3 jam lalu
UNDIP Perkuat Kedaulatan Teknologi Plasma Nasional melalui “Indonesian Plasma Research Consortium”
Ilmu 3 jam lalu
Bawaslu Kota Semarang Tekankan Pentingnya Konsolidasi Demokrasi Perkuat Partisipasi Masyarakat
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Lapas Perempuan Semarang Gelar Ikrar Bersama “Zero Halinar”
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Raih BRI Assist of The Week, Pemain Muda Persijap Ini Makin Termotivasi
Sport 6 jam lalu