Bantuan Pangan Beras 731.980 Kilogram Disalurkan ke 73.198 KPM di Kabupaten Sragen
Red - 28 Januari 2024 - RegionalNYALANUSANTARA, Sragen - Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapana) dan BULOG terus berupaya membantu masyarakat yang membutuhkan dengan menggulirkan bantuan pangan berupa 731.980 kilogram beras. Alokasi bantuan ini disalurkan kepada 73.198 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh desa dan kelurahan Kabupaten Sragen.
Pada Jumat pagi (26/1/2024), penyaluran bantuan pangan ini berlangsung di Halaman Kantor Pos Sragen. Bupati Sragen dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati turut hadir dalam kegiatan tersebut, bersama dengan Kepala Cabang Bulog Surakarta Andy Nugroho, Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen, Kepala Kantor Pos Sragen, dan Kepala OPD Kabupaten Sragen.
Sebanyak 1.281 KPM menerima bantuan tahap pertama sebesar 12.810 kilogram beras. Penyaluran ini merupakan hasil kerjasama antara Badan Pangan Nasional, BULOG, dan PT. Pos Indonesia untuk memastikan distribusi bantuan pangan sampai ke tingkat desa.
Andy Nugroho, Pemimpin Cabang Bulog Surakarta, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan pangan beras melibatkan tujuh Kabupaten/Kota di Solo Raya, termasuk Kabupaten Sragen.
Penyaluran ini akan dilakukan secara simultan selama enam bulan hingga bulan Juli mendatang.
"Masing-masing orang mendapatkan 10 kilogram beras dengan kualitas setara premium. Alokasi beras di Kabupaten Sragen mencapai 731.980 kilogram," ujar Nugroho. Dia menegaskan bahwa penyaluran pertama di Kabupaten Sragen diharapkan selesai akhir bulan Januari.
Data yang digunakan dalam penyaluran beras ini berasal dari Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim (P3KE) Kemenko PMK.
Nugroho menambahkan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari Program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk membantu keluarga dengan kemiskinan ekstrim.
Bupati Yuni menyambut baik penyaluran bantuan pangan beras sebanyak 10 kilogram dari pemerintah pusat, mengingat hal ini dapat membantu keluarga miskin di Kabupaten Sragen.
"Dengan mendapat beras 10 kilogram, bisa menghemat pengeluaran untuk digunakan keperluan yang lain. Jangan dibelikan rokok. Bisa dibelikan bahan makanan yang sehat untuk anak-anak kita," ungkapnya.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Admin
Komentar
Baca Juga
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Perkuat Mutu Produk, KAI Services Hadirkan Laboratorium Quality Control
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Suharsono Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Dampak Nyata di Masyarakat
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Kerajinan Tangan Naik Daun, Tanda Menguatnya Experience Economy di Tiongkok
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Bawaslu Kota Semarang Tekankan Pentingnya Konsolidasi Demokrasi Perkuat Partisipasi Masyarakat
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Terkini
Review Ustaad Bhagat Singh: Aksi Besar, Eksekusi Kurang Maksimal
Sinema 1 jam lalu
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Review Bhooth Bangla: Horor Komedi Penuh Nostalgia dan Tawa
Sinema 2 jam lalu
Artotel Group Meluncurkan Praktik Dining Berkelanjutan “REBELLIOUS HUNGER”
Ekbis 2 jam lalu
Bocoran Honor Baterai 11.000mAh: Siap Jadi Raja Daya Tahan?
Tekno 3 jam lalu
Perkuat Mutu Produk, KAI Services Hadirkan Laboratorium Quality Control
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Bocoran Xiaomi 18 Pro: Hadirkan Tombol AI dan Desain Lebih Futuristik
Tekno 4 jam lalu
Pengabdian Tanpa Lelah: Alumnus FK UNDIP Ahli Mata untuk Masyarakat Papua
Ilmu 4 jam lalu
Suharsono Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Dampak Nyata di Masyarakat
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Kerajinan Tangan Naik Daun, Tanda Menguatnya Experience Economy di Tiongkok
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Ayoo Ikuti! Pemerintah akan Lelang Sukuk Negara Rp12 Triliun pada 21 April 2026
Ekbis 6 jam lalu