Polisi Korea Selatan Geledah Kantor Penasihat Khusus Kasus Pemberontakan Eks Presiden Yoon
Karso Aji - 06 Januari 2026 - RegionalNYALANUSANTARA, SEOUL- Kepolisian Korea Selatan (Korsel) pada Selasa (6/1) menggeledah kantor penasihat khusus yang menangani kasus pemberontakan dan kejahatan lainnya dari mantan presiden Yoon Suk-yeol yang telah dimakzulkan, demikian dilansir kantor berita Yonhap.
Kantor pusat penyelidikan khusus di bawah Badan Kepolisian Nasional Korsel mengirim tim penyidik ke kantor tersebut untuk melakukan penyitaan atas materi-materi yang berkaitan dengan dugaan bahwa Kementerian Kehakiman Korsel berupaya menyediakan ruang terpencil di lembaga pemasyarakatan selama pemberlakuan darurat militer singkat pada Desember 2024.
Polisi dikutip mengatakan bahwa penggeledahan tersebut berkaitan dengan tuduhan terhadap mantan kepala lembaga pemasyarakatan di bawah Kementerian Kehakiman Korsel atas keterlibatan dalam tugas-tugas krusial untuk pemberontakan.
Badan investigasi khusus kepolisian terus melakukan penyelidikan terhadap pemberontakan Yoon dan kasus-kasus lainnya setelah rampungnya penyelidikan oleh penasihat khusus.
Intelijen khusus tersebut menemukan bahwa mantan kepala lembaga pemasyarakatan memeriksa kapasitas terpencil di daerah ibu kota Seoul selama pemberlakuan darurat militer atas instruksi Park Sung-jae, mantan menteri kehakiman yang didakwa atas keterlibatannya dalam misi-misi penting untuk pemberontakan.
Pemberlakuan darurat militer diumumkan oleh Yoon pada 3 Desember 2024 malam waktu setempat, tetapi dicabut beberapa jam kemudian oleh Majelis Nasional Korsel.
Mahkamah Konstitusi Korsel kemudian mengabulkan mosi pemakzulan terhadap Yoon pada bulan April tahun lalu, secara resmi mencopot Yoon dari jabatannya.
Pemimpin yang dilengserkan tersebut didakwa dalam tahanan pada Januari 2025 sebagai tersangka dalang pemberontakan.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
Pemprov Jateng Gelar Program Balik Rantau Gratis 2026 untuk Masyarakat Pekerja Informal
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Mahasiswa Indonesia di China Bahas Peluang Kerja Sama Dua Negara
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Industri Otomotif Eropa Bergejolak, PHK Massal Terjadi Saat Peralihan ke Mobil Listrik
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Mengintip Aksi Pendongeng Hibur Murid SD di Banten
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Gubernur Jateng Tegaskan Komitmennya untuk Keterbukaan Informasi Publik
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Terkini
Hansi Flick Akui Barcelona Terlalu Sering Kehilangan Bola Saat Ditahan NewcastleN
Sport 5 menit lalu
Pemprov Jateng Gelar Program Balik Rantau Gratis 2026 untuk Masyarakat Pekerja Informal
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Blunder di Debut Liga Champions, Kiper Tottenham Diganti Cepat oleh Igor Tudor
Sport 2 jam lalu
Mahasiswa Indonesia di China Bahas Peluang Kerja Sama Dua Negara
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Industri Otomotif Eropa Bergejolak, PHK Massal Terjadi Saat Peralihan ke Mobil Listrik
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Mengintip Aksi Pendongeng Hibur Murid SD di Banten
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Gubernur Jateng Tegaskan Komitmennya untuk Keterbukaan Informasi Publik
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Changan Adakan Pameran dan Promosi di Tujuh Kota di Indonesia, Termasuk Jakarta dan Yogyakarta
Lifestyle 7 jam lalu
Bupati Gunungkidul Pimpin Rakordal Pembangunan Triwulan I 2026, Fokus pada Peningkatan Kinerja dan Transparansi Proyek
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Bupati Banyumas Gelar Tarawih Keliling, Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan dan Keamanan
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Gus Yasin Berdialog dengan Mahasiswa UNS, Tanggapi Isu Kemiskinan dan Pembangunan
Ragam Nusantara 10 jam lalu