Di Peringatan Isra Mikraj 1447 H, Menag Serukan Pentingnya Kesalehan Ekologis
Fatih Tarusbawa - 16 Januari 2026 - RegionalNYALANUSANTARA, Jakarta– Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa salat tidak hanya memiliki dimensi kesalehan spiritual, tetapi juga nilai kepedulian terhadap lingkungan sosial dan kelestarian alam. Penegasan ini disampaikan dalam sambutannya menyambut Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 M yang digelar di Jakarta pada Kamis, 15 Januari 2026.
Dalam peringatan tersebut, Menag menjelaskan bahwa peristiwa Isra Mikraj menjadi momen penting, di mana Rasulullah SAW menerima perintah salat lima waktu, yang bukan hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai fondasi pembentukan kepribadian Muslim yang beriman, disiplin, dan berakhlak mulia. “Salat yang dilaksanakan dengan penghayatan dan pemahaman yang benar akan melahirkan pribadi yang berkesadaran tinggi, memiliki kepekaan sosial, serta kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Menag.
Menag juga menekankan bahwa salat yang dilakukan dengan benar mampu mencegah perbuatan keji dan mungkar, sekaligus menumbuhkan sikap tanggung jawab sosial dan ekologis. "Salat yang benar bukan hanya menuntun kita kepada kebaikan, tetapi juga menumbuhkan sikap peduli terhadap sesama dan alam," tambahnya.
Menag juga mengangkat pentingnya prinsip *thaharah* (kesucian) sebagai syarat sah salat. Ia mengingatkan bahwa prinsip ini mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan, tidak hanya pada diri sendiri, tetapi juga terhadap lingkungan sekitar. Sementara itu, gerakan dan tata tertib salat mengandung pesan kedisiplinan, moderasi, serta pengendalian diri dalam memanfaatkan sumber daya alam secara adil dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Menag menjelaskan bahwa esensi dari Isra Mikraj menunjukkan Islam sebagai fondasi etika ekologis. Konsep tauhid, yang mendasari ajaran Islam, mengimplikasikan kesatuan ciptaan (unity of creation), bahwa alam semesta adalah bagian dari ayat-ayat kauniyah yang merefleksikan kebesaran Allah SWT. "Merusak alam berarti mengabaikan tanda-tanda kekuasaan Allah, sementara menjaga dan merawat lingkungan merupakan bagian dari manifestasi keimanan dan ketaatan kepada-Nya," ujarnya.
Melalui peringatan Isra Mikraj 1447 H, Menag mengajak umat Islam untuk menjadikannya sebagai momentum refleksi guna meneguhkan kembali peran manusia sebagai khalifah di muka bumi. "Krisis lingkungan yang kita hadapi saat ini menuntut hadirnya kesalehan yang utuh, yang tidak hanya tercermin dalam ketaatan beribadah, tetapi juga dalam sikap menjaga keseimbangan alam dan menggunakan sumber daya dengan bijaksana," tegasnya.
Nasaruddin Umar menutup sambutannya dengan mengingatkan bahwa kesalehan sejati tidak hanya menghubungkan kita ke langit, tetapi juga menjaga bumi tempat kita berpijak. “Semoga peringatan Isra Mikraj ini menjadi titik balik bagi kita semua dalam memperkuat kesalehan spiritual, sosial yang menjunjung tinggi keadilan dan kemaslahatan, serta kesalehan ekologi yang diwujudkan melalui kepedulian nyata terhadap kelestarian alam,” tutup Menag.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Suharsono Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Dampak Nyata di Masyarakat
Ragam Nusantara 50 menit lalu
Kerajinan Tangan Naik Daun, Tanda Menguatnya Experience Economy di Tiongkok
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Bawaslu Kota Semarang Tekankan Pentingnya Konsolidasi Demokrasi Perkuat Partisipasi Masyarakat
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Lapas Perempuan Semarang Gelar Ikrar Bersama “Zero Halinar”
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Dua Anak Meninggal dan Satu Lainnya Selamat, Usai Tenggelam di Pantai Kertojayan Purworejo
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Terkini
Suharsono Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Dampak Nyata di Masyarakat
Ragam Nusantara 50 menit lalu
Kerajinan Tangan Naik Daun, Tanda Menguatnya Experience Economy di Tiongkok
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Ayoo Ikuti! Pemerintah akan Lelang Sukuk Negara Rp12 Triliun pada 21 April 2026
Ekbis 1 jam lalu
UNDIP Perkuat Kedaulatan Teknologi Plasma Nasional melalui “Indonesian Plasma Research Consortium”
Ilmu 1 jam lalu
Bawaslu Kota Semarang Tekankan Pentingnya Konsolidasi Demokrasi Perkuat Partisipasi Masyarakat
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Lapas Perempuan Semarang Gelar Ikrar Bersama “Zero Halinar”
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Raih BRI Assist of The Week, Pemain Muda Persijap Ini Makin Termotivasi
Sport 4 jam lalu
Dua Anak Meninggal dan Satu Lainnya Selamat, Usai Tenggelam di Pantai Kertojayan Purworejo
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Kemenkum Jateng - BHP Semarang Dorong Optimalisasi Layanan Hukum di Kelurahan Sondakan
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Reva Adi Siap Bantu PSIM Raih Poin Lawan Bhayangkara FC
Sport 5 jam lalu
Jisco Marine dan Tafcindo Jasatama Kembali Bagikan Sembako untuk Warga Semarang dan Tegal
Ragam Nusantara 6 jam lalu