RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Kemendagri dan Bakesbangpol Purbalingga Gelar Forum Penguatan Demokrasi untuk Pelajar

NYALANUSANTARA, Purbalingga– Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Purbalingga, menyelenggarakan Forum Penguatan Demokrasi bagi Pelajar di Operation Room Graha Adiguna, pada Kamis, 22 Januari 2026. Forum itu berlangsung selama dua hari, hingga 23 Januari 2026, dan diikuti oleh 350 pelajar kelas XII dari delapan SMA/SMK/MA di Kabupaten Purbalingga.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi dan kebangsaan sejak dini, khususnya bagi pelajar yang akan memasuki usia pemilih pemula. Dalam forum ini, pelajar dibekali pemahaman tentang sistem pemerintahan, politik, demokrasi, serta regulasi kepemiluan. Selain itu, mereka juga didorong untuk memiliki kesadaran atas hak dan kewajiban sebagai warga negara.

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Purbalingga, Much Umar Faozi, menyampaikan bahwa forum ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan pengetahuan, tetapi juga untuk membentuk karakter generasi muda yang siap berpartisipasi secara cerdas dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi. 

"Kami ingin nilai-nilai demokrasi dan kebangsaan ini benar-benar dipahami dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di masyarakat," ujarnya.

Kepala Subdirektorat Fasilitasi Pemilu dan Pengembangan Demokrasi Ditjen Polpum Kemendagri, Ispahan Setiadi, menekankan pentingnya pendidikan politik sejak dini. Menurutnya, penguatan demokrasi bagi pelajar sangat penting untuk mencegah generasi muda bersikap apatis terhadap politik dan kehidupan berbangsa. “Kami berharap bukan hanya pemahaman yang didapat, tetapi juga transformasi cara berpikir dan bertindak, sehingga adik-adik ke depan menjadi pribadi yang kritis, solutif, dan bertanggung jawab,” katanya.

Ispahan juga menambahkan bahwa politik tidak selalu identik dengan hal-hal kotor atau membosankan. Justru, politik merupakan sarana strategis untuk mencapai tujuan bersama dan menentukan arah masa depan bangsa. “Apa yang adik-adik tanam sekarang, itulah yang akan dipetik nanti. Karena itu, pendidikan politik dan penguatan demokrasi harus dilakukan terus-menerus, tidak hanya menjelang pemilu,” ungkapnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Purbalingga, Herni Sulasti, yang hadir mewakili Bupati Purbalingga, juga memberikan pesan kepada para pelajar. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini harus memberikan dampak nyata bagi masa depan generasi muda. “Anak-anak sekarang tidak cukup hanya pintar secara akademik, tetapi juga harus memiliki keterampilan, kemampuan komunikasi yang baik, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk kebaikan bersama,” tuturnya.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Redaksi

Komentar

Baca Juga

Terkini