RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Lewat Bisyarah, Pemprov Jateng Beri Dukungan Nyata untuk Pendidikan Pondok Pesantren

Pengasuh Pondok Pesantren Asma Chusna, Zufar Mubarok menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Wakil Gubernur Jawa Tengah dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut Taj Yasin tidak hanya hadir sebagai pejabat pemerintah, tetapi juga sebagai tokoh pesantren.

Sementara itu, Taj Yasin mengatakan, upaya-upaya yang dilakukan itu sebagai bentuk dukungan kepada pendidikan di pesantren. Selain itu, sekaligus ikhtiar menghadirkan keberkahan dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dengan begitu, hasil pembangunan di Jawa Tengah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.


“Pemerintah memberikan bisyaroh kepada orang-orang yang menghafalkan Al-Qur’an. Supaya APBD Jawa Tengah berkah,” ujar tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa capaian santri dalam menghafal Al-Qur’an sebaiknya tidak berhenti pada momentum wisuda. Para santri didorong untuk terus melanjutkan dan memperdalam hafalan serta pemahaman, karena Al-Qur’an mengandung banyak cabang ilmu yang dapat menjadi bekal dalam berbagai aspek kehidupan.

Nilai-nilai dalam Al-Qur’an, lanjutnya, dapat menjadi pedoman dalam berdakwah, bersikap, dan menjalani kehidupan bermasyarakat.

Sebagai informasi, Pemprov Jateng memberikan tali asih senilai Rp1 juta untuk masing-masing penghafal Al-Qur'an. Dari Januari - 17 Desember 2025, Pemprov Jateng telah menyalurkan tali asih tersebut kepada sebanyak 1.041 santri penghafal Al-Quran dari berbagai daerah.  

Pemprov Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk kembali menyalurkan tali asih bagi para penghafal Al-Qur’an pada 2026.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Redaksi

Komentar

Baca Juga

Terkini