Terima Keluhan Banjir Lumpur, Gus Yasin Tegaskan Komitmennya Tangani Tambang Pasir di Banyumas
Intan Fitria - 15 Februari 2026 - RegionalNYALANUSANTARA, Banyumas– Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjaui aktivitas penambangan pasir di Dusun Blembeng, Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, yang dilaporkan merusak lingkungan.
Hal ini disampaikan Taj Yasin menanggapi keluhan warga terkait bencana banjir lumpur yang berulang kali melanda wilayah tersebut.
"Itu nanti segera kita tinjau dan tangani. Kalau memang terbukti mengganggu, akan kita hentikan sementara sembari berkoordinasi dengan pihak perizinan," ujar Taj Yasin dalam acara Gubernur Menyapa di Rumah Rakyat, Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Banyumas pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu menambahkan, pihaknya tidak akan berkompromi dengan aktivitas tambang yang membahayakan nyawa dan ekosistem.
Sebelumnya, lanjut dia, Pemprov Jateng telah mengambil langkah cepat dan tegas terhadap isu aktivitas penambangan di kawasan lereng Gunung Slamet. Selain menghentikan sementara operasional tambang, pemprov juga melakukan pengawasan dan penegakan aturan sesuai kewenangan.
"Saya setuju (ditutup), kalau ada tambang-tambang yang memang membahayakan. Segera kita datangkan tim ke sana agar aktivitasnya paling tidak berhenti dulu" tegas Gus Yasin.
Sebagai informasi, dalam acara Gubernur Menyapa bertema Perempuan Berdaya Indonesia Berdaya itu, perwakilan dari Masyarakat Sumbang, Rasiwen, mengungkapkan kegelisahannya karena wilayahnya sering terjadi banjir lumpur. "Ikan-ikan di kolam pada mati semua karena keracunan lumpur pekat. Kami menduga ini akibat adanya penambahan aktivitas pasir di Dusun Blembeng, Gandatapa," tuturnya.
Lebih lanjut, Rasiwen menjelaskan bahwa posisi geografis Kecamatan Sumbang yang berada tepat di lereng gunung membuat warga sangat rentan terhadap bencana yang lebih besar. Aktivitas tambang di wilayah hulu dinilai menjadi bom waktu yang bisa memicu banjir bandang dan tanah longsor.
Ia memohon agar pemerintah mengambil langkah konkret berupa pencabutan izin tambang demi keselamatan warga. "Permohonan kami satu, hendaknya izin untuk penambangan pasir yang berada di Dusun Blembeng segera dicabut demi ketenangan kami semua," pungkasnya.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Kemenkum Jateng Terima Audiensi Badko HMI Jawa Tengah-DIY
Ragam Nusantara 59 menit lalu
Tri Hadirkan "Pilihan Bijak" untuk Anak Muda selama Ramadan 2026
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Karyawan Minimarket Asal Klaten Bawa Pulang BYD Berkat BombasTri
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Tingginya Minat WNA dan Anak Perkawinan Campuran, Kemenkum: Berharganya Kewarganegaraan Indonesia
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Ultah Banjarnegara, Kemenkum Jateng Serahkan Sertifikat Hak Cipta Logo Dawet Ayu
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Terkini
Asus Rilis ROG Flow Z13-KJP, ProArt GoPro Edition, dan TUF Gaming A14 (2026)
Tekno 59 menit lalu
Kemenkum Jateng Terima Audiensi Badko HMI Jawa Tengah-DIY
Ragam Nusantara 59 menit lalu
Huawei Mate 80 Pro Resmi Meluncur Global, Bawa Kamera 50MP dan Baterai 5.750mAh
Tekno 1 jam lalu
Tri Hadirkan "Pilihan Bijak" untuk Anak Muda selama Ramadan 2026
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Karyawan Minimarket Asal Klaten Bawa Pulang BYD Berkat BombasTri
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Tingginya Minat WNA dan Anak Perkawinan Campuran, Kemenkum: Berharganya Kewarganegaraan Indonesia
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Ultah Banjarnegara, Kemenkum Jateng Serahkan Sertifikat Hak Cipta Logo Dawet Ayu
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Kemenkum Jateng Jajaki Kerja Sama dengan 3 Perguruan Tinggi
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Serdik Sespimmen Polri Angkatan 66 Laksanakan FGD dan Studi Lingkungan di Polres Semarang
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Seorang Anak di Getasan Semarang Meninggal usai Kendarai Motor Tanpa Lampu hingga Tabrak Pohon
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Polrestabes Semarang Bagikan Takjil Buka Puasa kepada Para Demonstran di Polda Jateng
Ragam Nusantara 8 jam lalu