RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Jelang Angleb 2026, KAI Daop 4 Semarang Intensifkan Perawatan Jalur Kereta

1.⁠ ⁠Perawatan Geometri Jalur, terdiri dari pengukuran dan penyesuaian lebar rel, perbaikan elevasi dan kelurusan rel dan stabilisasi jalur menggunakan alat berat perawatan jalan rel.

2.⁠ ⁠Penggantian Komponen Jalur, yaitu penggantian bantalan rel (beton/kayu) yang mengalami retak atau rusak, penggantian rel aus dan penambahan dan penataan ballast (batu kricak) untuk menjaga kekuatan struktur jalur.

3.⁠ ⁠Pemeriksaan Jembatan dan Drainase, terdiri dari pemeriksaan detail konstruksi jembatan kereta api, pembersihan saluran air di kanan kiri jalur dan normalisasi drainase di daerah rawan banjir dan genangan.

4.⁠ ⁠Patroli dan Penjagaan Daerah Pantauan Khusus, terdiri dari peningkatan frekuensi patroli di daerah rawan amblesan, banjir, dan longsor, penempatan petugas siaga prasarana selama 24 jam di daerah pantauan khusus serta mengoperasikan Petugas pemeriksa Jalur (PPJ) ekstra selama masa angkutan Lebaran.

5.⁠ ⁠Pensempatan Alat Material Untuk Siaga (AMUS)

Menempatkan AMUS yang terdiri dari Batu  ballast, besi, kayu, bantalan beton dan material lain diatas gerbong datar. AMUS ditempatkan di 5 lokasi wilayah Daop 4 Semarang, Yaitu Stasiun Pekalongan, Stasiun Brumbung, Stasiun Gundih, Stasiun Cepu dan Stasiun Gambringan.

Komitmen Kelancaran Angkutan Lebaran 2026

Dengan intensifikasi perawatan ini, Daop 4 Semarang menargetkan tidak adanya gangguan prasarana yang dapat menghambat perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026.

Selain pekerjaan teknis, KAI juga menyiapkan tim tanggap darurat serta peralatan pendukung yang siap digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi kondisi darurat di lapangan.

Daop 4 Semarang berkomitmen menghadirkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dan balik Lebaran dengan tenang.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Holy

Komentar

Baca Juga

Terkini