Gunungkidul Gelar Upacara Peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara
Helmi Idham - 02 Maret 2026 - RegionalNYALANUSANTARA, Gunungkidul– Peringatan Hari Penegakan Kedaulatan Negara yang diperingati setiap 1 Maret, kali ini dipimpin oleh Dandim 0730 Gunungkidul, Letkol Inf Alfian Yudha Praniawa, dalam upacara yang berlangsung di Alun-alun Wonosari pada Minggu, 1 Maret 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim membacakan amanat Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang menekankan bahwa kedaulatan negara kini lebih dari sekadar penguasaan wilayah, melainkan kapasitas bangsa untuk mengelola perubahan dengan mandiri dan bermartabat.
"Peringatan ini merujuk pada peristiwa bersejarah Serangan Umum 1 Maret 1949, di mana Yogyakarta menjadi episentrum pergerakan kemerdekaan," ujar Dandim dalam amanatnya.
Peristiwa tersebut menjadi salah satu upaya vital bangsa Indonesia untuk menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Republik Indonesia masih ada dan berjuang untuk merdeka. Perlawanan yang tercermin dalam Serangan Umum 1 Maret tersebut berhasil mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mendesak Belanda kembali berunding, yang akhirnya membawa pada pengakuan kedaulatan Indonesia melalui Konferensi Meja Bundar.
Dandim juga mengingatkan bahwa makna sejarah ini semakin diperkuat dengan terbitnya Keputusan Presiden Nomor 2 Tahun 2022 yang menetapkan 1 Maret sebagai Hari Penegakan Kedaulatan Negara.
Dalam amanat yang dibacakan, Gubernur DIY juga menyoroti tantangan kedaulatan yang semakin kompleks di era modern ini. Menurutnya, dinamika geopolitik global, ketergantungan ekonomi, dan transformasi digital telah mengubah lanskap sosial dan politik yang ada. Kedaulatan, lanjutnya, menuntut tata kelola yang cermat, berintegritas, dan berbasis data.
"Kedaulatan menuntut keberanian mengambil keputusan strategis demi kepentingan bangsa, meskipun keputusan tersebut tidak selalu populer dalam jangka pendek," kata Gubernur dalam amanat yang dibacakan Dandim.
Di akhir amanatnya, Dandim mengajak seluruh masyarakat untuk bersyukur dan berkomitmen untuk mengaktualisasikan penegakan kedaulatan negara melalui karya nyata yang bermanfaat bagi kemaslahatan rakyat.
Upacara tersebut dihadiri oleh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kodim, Polres, serta Aparatur Sipil Negara (ASN), Ormas, dan mahasiswa yang turut berpartisipasi sebagai peserta upacara.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Empat Kios di Kabupaten Semarang Terbakar, Diduga karena Lupa Matikan Kompor
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Antisipasi Situasi Kontijensi, Polres Semarang Gelar Simulasi
Ragam Nusantara 10 jam lalu
Pra Desk Evaluasi ZI, Kemenkum Jateng Matangkan Kesiapan Menuju WBBM
Ragam Nusantara 11 jam lalu
Apresiasi Petugas Keamanan, KAI Services Serahkan Piagam Penghargaan
Ragam Nusantara 12 jam lalu
CICPE 2026 Tampilkan Ribuan Merek Global di Hainan
Ragam Nusantara 12 jam lalu
Terkini
Honor 600 Series Siap Rilis Global: Kamera 200MP dan Baterai Besar Jadi Andalan
Tekno 3 jam lalu
Bocoran Vivo X Fold 6: Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP Siap Gebrak Pasar Foldable
Tekno 5 jam lalu
Vivo T5 Pro 5G Siap Meluncur: Baterai Jumbo 9.020mAh dan Layar 144Hz Jadi Andalan
Tekno 6 jam lalu
ULASAN Ready or Not 2: Here I Come: Sekuel Ambisius yang Kehilangan Ketegangan
Sinema 7 jam lalu
SINOPSIS Songko: Horor Legenda Minahasa yang Menggali Teror dan Ketakutan Sosial
Sinema 8 jam lalu
512 Pramuka Siaga Ikuti LKS 2026 Kwarran Mijen di SDN Karangmalang
Ilmu 8 jam lalu
Empat Kios di Kabupaten Semarang Terbakar, Diduga karena Lupa Matikan Kompor
Ragam Nusantara 9 jam lalu
ULASAN Don’t Follow Me: Horor Media Sosial yang Menyentil Ambisi dan Realitas Digital
Sinema 9 jam lalu
Antisipasi Situasi Kontijensi, Polres Semarang Gelar Simulasi
Ragam Nusantara 10 jam lalu
ULASAN Turbulence: Thriller di Ketinggian dengan Ketegangan yang Belum Maksimal
Sinema 10 jam lalu
Pra Desk Evaluasi ZI, Kemenkum Jateng Matangkan Kesiapan Menuju WBBM
Ragam Nusantara 11 jam lalu