ULASAN Ready or Not 2: Here I Come: Sekuel Ambisius yang Kehilangan Ketegangan
PANJI PRATAMA PUTRA - 14 April 2026 - SinemaFilm Ready or Not 2: Here I Come hadir sebagai lanjutan dari kesuksesan Ready or Not dengan skala yang lebih besar. Kembali disutradarai oleh duo Matt Bettinelli-Olpin dan Tyler Gillett, sekuel ini mencoba memperluas dunia horor-komedi yang sebelumnya terasa segar. Namun, hasil akhirnya justru cenderung repetitif dan kehilangan daya tarik utamanya.
Cerita melanjutkan kisah Grace (Samara Weaving) yang selamat dari ritual mematikan keluarga suaminya. Alih-alih bebas, ia kembali terjebak dalam permainan hidup dan mati. Kali ini, ancaman datang dari berbagai keluarga elit pemuja setan yang memburunya demi kekuasaan global. Ia ditemani adiknya, Faith (Kathryn Newton), dalam perburuan brutal yang kini berlangsung di area lebih luas, mulai dari resor hingga gedung tinggi.
Secara konsep, film ini memiliki potensi besar. Namun, ketegangan hanya terasa di awal sebelum perlahan menurun. Alur yang mudah ditebak dan pola kejar-kejaran yang berulang membuat elemen kejutan nyaris hilang. Penonton seolah sudah bisa menebak arah cerita di setiap adegan.
Kelemahan utama terletak pada naskah yang kurang kuat. Relasi antar karakter, termasuk dinamika antara Grace dan Faith, tidak digarap mendalam. Karakter baru pun terasa kurang berpengaruh, sementara para antagonis justru tampak tidak efektif dan cenderung mengurangi intensitas ancaman.
Meski begitu, dari sisi teknis film ini tetap solid. Sinematografi rapi, editing terjaga, serta efek gore yang lebih eksplosif menjadi nilai plus. Penampilan Samara Weaving kembali menjadi daya tarik utama, didukung oleh kehadiran Sarah Michelle Gellar dan Elijah Wood yang menambah warna, meski tidak terlalu menonjol.
Perubahan tone juga cukup terasa. Jika film pertama lebih mencekam, sekuel ini justru condong ke arah aksi-komedi. Upaya memperluas mitologi cerita malah membuat alur terasa berlebihan dan kurang fokus, sehingga mengurangi kekuatan horor yang sebelumnya menjadi ciri khas.
Secara keseluruhan, Ready or Not 2: Here I Come adalah sekuel yang ambisius namun belum mampu memenuhi ekspektasi. Meski tetap menghibur bagi penggemar berkat aksi dan performa pemain, film ini terasa seperti mengulang formula lama tanpa inovasi berarti—kehilangan ketegangan yang dulu membuatnya begitu berkesan.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
ULASAN Ready or Not 2: Here I Come: Sekuel Ambisius yang Kehilangan Ketegangan
Sinema 7 jam lalu
SINOPSIS Songko: Horor Legenda Minahasa yang Menggali Teror dan Ketakutan Sosial
Sinema 8 jam lalu
ULASAN Don’t Follow Me: Horor Media Sosial yang Menyentil Ambisi dan Realitas Digital
Sinema 9 jam lalu
ULASAN Turbulence: Thriller di Ketinggian dengan Ketegangan yang Belum Maksimal
Sinema 10 jam lalu
ULASAN Ayah, Ini Arahnya Ke Mana Ya?: Drama Keluarga yang Menyentuh Luka Tak Terucap
Sinema 11 jam lalu
Terkini
Honor 600 Series Siap Rilis Global: Kamera 200MP dan Baterai Besar Jadi Andalan
Tekno 3 jam lalu
Bocoran Vivo X Fold 6: Baterai 7.000mAh dan Kamera 200MP Siap Gebrak Pasar Foldable
Tekno 4 jam lalu
Vivo T5 Pro 5G Siap Meluncur: Baterai Jumbo 9.020mAh dan Layar 144Hz Jadi Andalan
Tekno 5 jam lalu
ULASAN Ready or Not 2: Here I Come: Sekuel Ambisius yang Kehilangan Ketegangan
Sinema 7 jam lalu
SINOPSIS Songko: Horor Legenda Minahasa yang Menggali Teror dan Ketakutan Sosial
Sinema 8 jam lalu
512 Pramuka Siaga Ikuti LKS 2026 Kwarran Mijen di SDN Karangmalang
Ilmu 8 jam lalu
Empat Kios di Kabupaten Semarang Terbakar, Diduga karena Lupa Matikan Kompor
Ragam Nusantara 9 jam lalu
ULASAN Don’t Follow Me: Horor Media Sosial yang Menyentil Ambisi dan Realitas Digital
Sinema 9 jam lalu
Antisipasi Situasi Kontijensi, Polres Semarang Gelar Simulasi
Ragam Nusantara 10 jam lalu
ULASAN Turbulence: Thriller di Ketinggian dengan Ketegangan yang Belum Maksimal
Sinema 10 jam lalu
Pra Desk Evaluasi ZI, Kemenkum Jateng Matangkan Kesiapan Menuju WBBM
Ragam Nusantara 11 jam lalu