RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

boyolali.go.id

Pelatihan Pelatih Renang Level C, Meningkatkan Kompetensi Guru dan Olahragawan di Boyolali

NYALANUSANTARA, Boyolali - Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Boyolali mengadakan Pelatihan Pelatih Renang Level C yang ditujukan untuk guru sekolah, olahragawan, dan masyarakat umum dengan tujuan meningkatkan kompetensi dalam mengajar dan mempraktikkan renang.

Kepala Disporapar Kabupaten Boyolali, Budi Prasetyaningsih, menyampaikan bahwa pelatihan ini melibatkan pelatih renang berpengalaman dari Akuatik Semarang dan Pelatih Akuatik Indonesia Cabang Boyolali.

Agenda pelatihan dilaksanakan selama dua hari, mencakup satu hari teori dan satu hari praktek di kolam renang nasional di Tlatar.

"Kita adakan pelatihan ini selama dua hari, satu hari teori dan satu hari praktek di kolam renang standar nasional di Tlatar, Boyolali," ungkapnya pada Selasa (28/11/2023) siang.

Budi menekankan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta agar mampu memberikan pembelajaran yang efektif kepada anak didik atau masyarakat yang memiliki minat dalam berenang.

Selain itu, peserta juga akan memperoleh pengetahuan mengenai penanggulangan bahaya renang.

"Para peserta akan mendapat materi seperti peningkatan kompetensi juga bagaimana cara penanggulangan bahaya renang, contohnya kalau ada laka atau musibah renang bisa menyelamatkan diri sendiri juga orang lain. Karena di Boyolali itu banyak wisata air," ujarnya.

Budi berharap bahwa dengan bertambahnya jumlah pelatih renang bersertifikat, perkembangan olahraga renang di Boyolali akan semakin baik.

Hingga saat ini, masih banyak pelatih renang yang mengandalkan pembelajaran otodidak.

"Kami berharap kedepan muncul pelatih yang lebih baik dan bersertifikat, sehingga olahraga renang di Boyolali akan menjadi lebih baik lagi,kalau kita lihat saat ini masih ada pelatih renang otodidak," tandasnya.

Sementara itu, Widaya, seorang pelatih renang asal Boyolali, menyatakan bahwa ia memiliki puluhan siswa renang di tiga lokasi berbeda, yaitu di kecamatan Musuk, Gladagsari, dan Tlatar.

Menurutnya, pelatihan pelatih renang ini akan memberikan kontribusi positif dalam peningkatan pengetahuan dan pengalaman bagi masyarakat Boyolali.

"Pelatihan ini akan dapat menambah ilmu dan pengalaman bagi warga serta para guru. Kalau saya menjadi pelatih di Boyolali ini sudah 13 tahun, saya memiliki siswa mulai dari anak anak, orang tua bahkan lansia. Kalau lansia itu mereka terapi, biasanya mereka memiliki jenis penyakit tertentu," tutupnya.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Admin

Komentar

Baca Juga

Terkini