RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Tukang Becak di Blitar Bersyukur Dapat Becak Listrik dari Presiden Prabowo

NYALANUSANTARA, Blitar- Paimin (62) sudah sekitar 25 tahun menarik becak pancal di Kabupaten Blitar. Setiap hari ia mengandalkan tenaga kaki untuk mengayuh becaknya menyusuri jalan dan pasar demi mencari penumpang. Namun pekerjaan itu bukan perkara ringan, terutama di usia yang tidak lagi muda. Tubuhnya sering terasa lelah setelah seharian bekerja.

“Enggih sikil (kaki), awak, napas. Enggih kesel payah,” ujar Paimin menggambarkan rasa lelah pada kaki dan tubuhnya saat masih mengayuh becak pancal, usai pembagian becak listrik di depan pendopo kabupaten Blitar, belum lama ini. 

Penghasilan yang ia dapatkan pun tidak menentu. Dalam sehari, ia biasanya hanya memperoleh sekitar Rp30 ribu. Baginya, penghasilan tersebut kerap tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Enggih boten,” katanya. 

Kini Paimin merasakan perubahan setelah mendapatkan bantuan becak listrik. Dengan kendaraan itu, ia tidak lagi harus mengayuh becak dengan tenaga penuh seperti sebelumnya. “Adoh sekecane pak (jauh bedanya). Enggih penakan iki lah. Alhamdulillah angsal ini saking bapak Prabowo,” ujarnya.

Paimin mengaku sangat bersyukur mendapatkan bantuan tersebut. Ia menyebut Presiden Prabowo Subianto sebagai sosok yang ia hormati. “Angsal becak listrik saking Pak Presiden Prabowo. Bapak kulo,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Rohani (75), penarik becak lainnya di Blitar. Selama sekitar 15 tahun ia mengayuh becak pancal untuk mencari nafkah. Menurut Rohani, becak pancal terasa sangat berat untuk dikayuh, apalagi di usia yang semakin lanjut.

“Becak pancal sing dirasake kentole atos. Kesel, boyoke keju,” ujarnya, menggambarkan rasa lelah dan sakit pada punggung setelah bekerja.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Redaksi

Komentar

Baca Juga

Terkini