Mahasiswa Indonesia di China Bahas Peluang Kerja Sama Dua Negara
PANJI PRATAMA PUTRA - 11 Maret 2026 - RegionalNYALANUSANTARA, BEIJING- Sidang tahunan "Dua Sesi" Tiongkok telah lama menjadi jendela penting bagi dunia untuk mengamati tren kebijakan dan pembangunan Tiongkok. Dalam "Dua Sesi" tahun ini, sebuah draf garis besar Rencana Lima Tahun ke-15 (2026-2030) dirilis, yang berisi sejumlah informasi tentang arah pembangunan Tiongkok di masa mendatang. Baru-baru ini, beberapa pemuda Indonesia yang hidup di Tiongkok berbagi pandangan mereka mengenai isi dalam draf itu yang menjadi fokus mereka, serta menceritakan harapan mereka perihal prospek kerja sama Indonesia-Tiongkok.
Sebagai mahasiswa jurusan kesenian di Universitas Seni Guangxi, Tandika Putri telah lama fokus pada dinamika pembangunan kecerdasan buatan (AI), khususnya penerapan AI dalam memberdayakan pembangunan kesenian tradisional.
Draf Rencana Lima Tahun ke-15 tersebut menyebut Tiongkok akan secara menyeluruh mengadopsi pendekatan "AI+" dan mendorong pemberdayaan AI ke berbagai industri. Menurut Tandaka, Tiongkok sangat memandang penting perkembangan teknologi AI dan pemanfaatannya, sehingga membuka peluang kerja sama AI antara Indonesia dan Tiongkok.
“Saya berharap suatu hari terdapat sebuah platform interaksi musik yang berbasis AI dan dibangun bersama Indonesia dan Tiongkok, khususnya untuk musik rakyat dan klasik, sehingga pelestarian budaya tradisional kedua negara kita mendapat dorongan dari kemajuan teknologi,” ujar Tandika, seraya menyatakan harapannya agar semakin banyak pemuda Indonesia mendapat kesempatan untuk mempelajari teknologi AI dari Tiongkok.
Sementara itu, Alvin Candra Andrianto merupakan penggemar berbagai teknologi futuristik. “Saya pernah menjajal taksi otonomos di China dan menyaksikan berbagai teknologi yang ajaib di sini,” kata Alvin.
Alvin terkesan dengan poin-poin seperti kendaraan terhubung cerdas (intelligent Connected Vehicle ), kedirgantaraan, teknologi penyebaran dan antarmuka otak-komputer yang tercantum dalam draf tersebut. “Sejumlah kerabat saya bekerja di perusahaan Tiongkok dan saya sendiri merasakan manfaat kerja sama Indonesia dengan Tiongkok,” ujar Alvin, dan menambahkan, “Semoga nanti kita melihat lebih banyak kerja sama di bidang teknologi mutakhir.”
Di sisi lain, Meli, seorang dosen asal Bandung yang kini bekerja di China, menyatakan setelah beberapa kali menaiki kereta cepat Whoosh, dia yakin kerja sama Indonesia dan China dalam pembangunan infrastruktur telah membawa manfaat nyata, baik bagi transportasi maupun pertumbuhan ekonomi regional.
“Saya melihat Tiongkok menyebut akan terus mendorong konektivitas dan ikatan antarmasyarakat di bawah Sabuk dan Jalur Sutra. Saya berharap lebih banyak keahlian dan teknologi Tiongkok diterapkan dalam pembangunan Indonesia,” papar Meli.
Sementara bagi Gilbert Leonard Wailanduw, yang berasal dari Bali dan mengambil jurusan hukum di Universitas Guangxi, komitmen China untuk keterbukaan tingkat tinggi berarti peluang baru.
“Sebagai warga Bali, keluarga saya mengelola sebuah toko, saya berharap lebih banyak wisatawan Tiongkok datang ke Indonesia,” ujar Gilbert.
Tia Liesthiana telah tinggal di China selama hampir 3 tahun. Menurut Tia, teknologi dan infrastruktur digital China sangat memudahkan kehidupan sehari-hari. "Cukup pakai ponsel pintar dan berbagai aplikasi, Anda dapat menikmati beragam layanan. Dan kendaraan listrik dapat mengurangi kekurangan energi dan melindungi lingkungan," kata Tia, seraya menambahkan, "Saya melihat Tiongkok bertekad berbagi momentum pembangunannya dengan negara lain, semoga lebih banyak teknologi cerdas hadir di Indonesia, dan memudahkan kehidupan rakyat."
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Sumber: Xinhua
Komentar
Baca Juga
Pemprov Jateng Gelar Program Balik Rantau Gratis 2026 untuk Masyarakat Pekerja Informal
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Mahasiswa Indonesia di China Bahas Peluang Kerja Sama Dua Negara
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Industri Otomotif Eropa Bergejolak, PHK Massal Terjadi Saat Peralihan ke Mobil Listrik
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Mengintip Aksi Pendongeng Hibur Murid SD di Banten
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Gubernur Jateng Tegaskan Komitmennya untuk Keterbukaan Informasi Publik
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Terkini
Penyanyi Piche Kota Ditahan Polisi Usai Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerkosaan
Lifestyle 23 menit lalu
Menkeu Purbaya Ingatkan Risiko Ekonomi RI dari Konflik AS–Israel dan Iran
Ekbis 26 menit lalu
Zulhas Pastikan Stok Pangan Aman hingga Lebaran, Harga Relatif Terkendali
Ekbis 1 jam lalu
Bayern Munchen Pesta Gol 6-1 atas Atalanta, Kompany Puji Ketajaman Serangan
Sport 2 jam lalu
Hansi Flick Akui Barcelona Terlalu Sering Kehilangan Bola Saat Ditahan NewcastleN
Sport 3 jam lalu
Pemprov Jateng Gelar Program Balik Rantau Gratis 2026 untuk Masyarakat Pekerja Informal
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Blunder di Debut Liga Champions, Kiper Tottenham Diganti Cepat oleh Igor Tudor
Sport 5 jam lalu
Mahasiswa Indonesia di China Bahas Peluang Kerja Sama Dua Negara
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Industri Otomotif Eropa Bergejolak, PHK Massal Terjadi Saat Peralihan ke Mobil Listrik
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Mengintip Aksi Pendongeng Hibur Murid SD di Banten
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Gubernur Jateng Tegaskan Komitmennya untuk Keterbukaan Informasi Publik
Ragam Nusantara 9 jam lalu