Pemerintah Kota Semarang Raih Predikat Terbaik dalam Pengelolaan DBHCHT
Red - 28 Februari 2024 - RegionalNYALANUSANTARA, Semarang - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang meraih prestasi gemilang dalam pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) se-Jawa Tengah.
Penghargaan ini diserahkan langsung kepada Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, pada acara Bea Cukai Semarang (Besma) Award 2024 yang digelar di KPPBC TMP Tanjung Emas, Semarang, pada Selasa (24/2/2024).
Dalam sambutannya, Wali Kota Semarang yang akrab dipanggil Mbak Ita menyatakan komitmen untuk mengalokasikan penghargaan tersebut kembali kepada masyarakat melalui berbagai program yang bermanfaat.
Salah satunya adalah dengan menggunakan dana DBHCHT untuk pelatihan, Bantuan Langsung Tunai (BLT), program kesejahteraan masyarakat, pembinaan lingkungan sosial, serta program kesehatan.
"Dana DBHCHT ini akan kami manfaatkan untuk berbagai program yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat, terutama dalam menghadapi tantangan seperti pandemi Covid-19, stunting, dan kemiskinan ekstrem," ujar Mbak Ita.
Meskipun jumlah pabrik rokok besar di Kota Semarang tidak sebanyak daerah lainnya, Pemkot Semarang tetap berkomitmen untuk mendukung pengembangan bisnis para pelaku usaha lokal.
Selain itu, Mbak Ita juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memerangi penyebaran rokok ilegal. Dengan mengurangi praktik ilegal ini, diharapkan dapat meningkatkan penerimaan pajak cukai yang pada akhirnya akan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jateng-DIY, Akhmad Rofiq, menjelaskan bahwa Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) merupakan amanah Undang-Undang Cukai yang harus disalurkan kepada Pemerintah Daerah yang menghasilkan cukai. Rofiq juga menyebutkan bahwa alokasi DBHCHT di Jawa Tengah mengalami peningkatan sebesar 3 persen.
"Dana ini digunakan untuk kesejahteraan masyarakat, kesehatan, dan penegakan hukum. Dengan adanya peningkatan alokasi ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat," tambahnya.
Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Kota Semarang sendiri difokuskan pada penanganan stunting, pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada buruh pabrik rokok, dan kegiatan-kegiatan lainnya yang mendukung kesejahteraan masyarakat.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Admin
Komentar
Baca Juga
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 37 menit lalu
Perkuat Mutu Produk, KAI Services Hadirkan Laboratorium Quality Control
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Suharsono Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Dampak Nyata di Masyarakat
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Kerajinan Tangan Naik Daun, Tanda Menguatnya Experience Economy di Tiongkok
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Bawaslu Kota Semarang Tekankan Pentingnya Konsolidasi Demokrasi Perkuat Partisipasi Masyarakat
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Terkini
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 37 menit lalu
Review Bhooth Bangla: Horor Komedi Penuh Nostalgia dan Tawa
Sinema 50 menit lalu
Artotel Group Meluncurkan Praktik Dining Berkelanjutan “REBELLIOUS HUNGER”
Ekbis 1 jam lalu
Bocoran Honor Baterai 11.000mAh: Siap Jadi Raja Daya Tahan?
Tekno 1 jam lalu
Perkuat Mutu Produk, KAI Services Hadirkan Laboratorium Quality Control
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Bocoran Xiaomi 18 Pro: Hadirkan Tombol AI dan Desain Lebih Futuristik
Tekno 3 jam lalu
Pengabdian Tanpa Lelah: Alumnus FK UNDIP Ahli Mata untuk Masyarakat Papua
Ilmu 3 jam lalu
Suharsono Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Dampak Nyata di Masyarakat
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Kerajinan Tangan Naik Daun, Tanda Menguatnya Experience Economy di Tiongkok
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Ayoo Ikuti! Pemerintah akan Lelang Sukuk Negara Rp12 Triliun pada 21 April 2026
Ekbis 5 jam lalu
UNDIP Perkuat Kedaulatan Teknologi Plasma Nasional melalui “Indonesian Plasma Research Consortium”
Ilmu 5 jam lalu