Pemkot Semarang Gelar Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman untuk Masyarakat
Red - 09 Maret 2024 - RegionalNYALANUSANTARA, Semarang - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang telah mengambil langkah tegas untuk membantu masyarakat di tengah naiknya harga beberapa komoditi pangan dengan menggelar Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman).
Langkah ini bertujuan untuk memberikan akses kepada masyarakat luas, termasuk yang berada di wilayah pinggiran, untuk mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti, menegaskan bahwa program ini merupakan upaya konkret pemerintah dalam menekan inflasi dan kenaikan harga, sehingga bisa dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dalam kunjungannya ke salah satu lokasi program Pak Rahman di Kecamatan Candisari, Kota Semarang, beliau mengungkapkan perhatian khusus pemerintah terhadap kenaikan harga beras menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah kenaikan harga beras.
Dalam program Pak Rahman, beras disediakan dengan harga terjangkau, membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan harga pasar konvensional.
Selain beras, program ini juga menyediakan daging dan makanan olahan dengan harga yang lebih murah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Bambang Pramusinto, memastikan bahwa stok beras di Kota Semarang masih aman hingga tiga bulan ke depan.
Dengan persediaan mencapai 50.800 ton, kebutuhan bulanan Kota Semarang yang mencapai 15 ribu ton beras masih bisa tercukupi.
Langkah antisipasi terhadap kenaikan harga dilakukan dengan melibatkan semua pihak, termasuk pihak swasta, Bulog, BUMP, dan pelaku pangan lainnya.
Program Pak Rahman menjadi bukti nyata kolaborasi yang berhasil antara Pemkot Semarang, instansi terkait, dan pelaku swasta dalam menyediakan pasar murah bagi masyarakat.
Selain itu, terdapat juga program Lumbung Pangan Kota Semarang (Lumpang Semar), yang kini telah tersebar di berbagai titik di Kota Semarang, serta dilengkapi dengan sistem yang memudahkan suplai ketika ada kebutuhan mendesak dari masyarakat terhadap komoditi pangan tertentu.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan masyarakat Kota Semarang dapat menghadapi masa-masa yang penuh tantangan seperti menjelang Ramadan dan Idul Fitri dengan lebih tenang, karena kebutuhan pangan mereka telah terpenuhi dengan harga yang terjangkau dan aman.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Admin
Komentar
Baca Juga
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Perkuat Mutu Produk, KAI Services Hadirkan Laboratorium Quality Control
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Suharsono Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Dampak Nyata di Masyarakat
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Kerajinan Tangan Naik Daun, Tanda Menguatnya Experience Economy di Tiongkok
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Bawaslu Kota Semarang Tekankan Pentingnya Konsolidasi Demokrasi Perkuat Partisipasi Masyarakat
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Terkini
Ford RMA Indonesia Resmi Buka FEC Sunter Guna Perkuat Komitmen Jangka Panjang di Indonesia
Lifestyle 2 menit lalu
Review The Mummy (2026): Horor Gelap yang Brutal, Namun Kurang Membekas
Sinema 25 menit lalu
Review Ustaad Bhagat Singh: Aksi Besar, Eksekusi Kurang Maksimal
Sinema 1 jam lalu
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Review Bhooth Bangla: Horor Komedi Penuh Nostalgia dan Tawa
Sinema 2 jam lalu
Artotel Group Meluncurkan Praktik Dining Berkelanjutan “REBELLIOUS HUNGER”
Ekbis 3 jam lalu
Bocoran Honor Baterai 11.000mAh: Siap Jadi Raja Daya Tahan?
Tekno 3 jam lalu
Perkuat Mutu Produk, KAI Services Hadirkan Laboratorium Quality Control
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Bocoran Xiaomi 18 Pro: Hadirkan Tombol AI dan Desain Lebih Futuristik
Tekno 5 jam lalu
Pengabdian Tanpa Lelah: Alumnus FK UNDIP Ahli Mata untuk Masyarakat Papua
Ilmu 5 jam lalu
Suharsono Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Dampak Nyata di Masyarakat
Ragam Nusantara 6 jam lalu