Pemerintah Lakukan Rekayasa Cuaca, Intensitas Hujan Semarang Turun
Red - 19 Maret 2024 - RegionalNYALANUSANTARA, Semarang - Intensitas hujan yang melanda Jawa Tengah, khususnya di Kota Semarang, akhir-akhir ini mulai menunjukkan penurunan yang signifikan.
Meskipun demikian, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih memperkirakan adanya cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.
Dalam upaya mengurangi dampak banjir yang mungkin terjadi, Pemerintah telah menggunakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, mengungkapkan hal ini saat meninjau lokasi terdampak banjir di Trimulyo, Semarang, pada Minggu (17/3/2024).
"Untuk mengurangi intensitas hujan, kita telah menerapkan TMC. Besok kita akan memantau pelaksanaan TMC lagi, dan kami berharap banjir di Semarang bisa segera terkendali," ungkap Letjen Suharyanto.
Penerapan TMC tidak hanya terbatas di Kota Semarang, tetapi juga dilakukan di seluruh Jawa Tengah.
"Satu pesawat sudah mulai beroperasi sejak kemarin. Cuaca yang tidak hujan adalah salah satu hasil dari TMC. Meskipun BMKG memprediksi adanya hujan terus-menerus di Jateng," jelasnya.
Letjen Suharyanto menjelaskan bahwa TMC digunakan untuk mengurangi intensitas hujan, dengan harapan dapat mengendalikan banjir di Semarang.
Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menyatakan bahwa penerapan TMC sangat membantu dalam penanganan banjir di ibu kota Jawa Tengah.
"TMC ini sangat membantu. Selama seminggu ini, BMKG memprediksi cuaca ekstrem di sepanjang pesisir pantai utara (Pantura)," katanya pada Minggu (17/3/2024).
Dengan menurunnya intensitas hujan di Kota Semarang, pihak berwenang dapat fokus pada upaya penanganan pasca banjir. Saat ini, beberapa wilayah yang masih terdampak banjir antara lain Trimulyo, Dong Biru, dan Jalan Kaligawe.
"Lokasi lain sudah mulai surut airnya, termasuk Rusun Kaligawe yang kini sudah kering. Hanya Jalan Raya Kaligawe dan RSI yang masih mengalami genangan tinggi. Tlogosari juga sudah surut," papar Wali Kota Semarang.
Dengan berkurangnya intensitas hujan dan penerapan TMC, diharapkan penanganan pasca banjir di Kota Semarang dapat berjalan lebih efektif, mempercepat pemulihan dan kembali normalnya aktivitas masyarakat.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Admin
Komentar
Baca Juga
Suharsono Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Dampak Nyata di Masyarakat
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Kerajinan Tangan Naik Daun, Tanda Menguatnya Experience Economy di Tiongkok
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Bawaslu Kota Semarang Tekankan Pentingnya Konsolidasi Demokrasi Perkuat Partisipasi Masyarakat
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Lapas Perempuan Semarang Gelar Ikrar Bersama “Zero Halinar”
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Dua Anak Meninggal dan Satu Lainnya Selamat, Usai Tenggelam di Pantai Kertojayan Purworejo
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Terkini
Pengabdian Tanpa Lelah: Alumnus FK UNDIP Ahli Mata untuk Masyarakat Papua
Ilmu 6 menit lalu
Suharsono Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Dampak Nyata di Masyarakat
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Kerajinan Tangan Naik Daun, Tanda Menguatnya Experience Economy di Tiongkok
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Ayoo Ikuti! Pemerintah akan Lelang Sukuk Negara Rp12 Triliun pada 21 April 2026
Ekbis 2 jam lalu
UNDIP Perkuat Kedaulatan Teknologi Plasma Nasional melalui “Indonesian Plasma Research Consortium”
Ilmu 2 jam lalu
Bawaslu Kota Semarang Tekankan Pentingnya Konsolidasi Demokrasi Perkuat Partisipasi Masyarakat
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Lapas Perempuan Semarang Gelar Ikrar Bersama “Zero Halinar”
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Raih BRI Assist of The Week, Pemain Muda Persijap Ini Makin Termotivasi
Sport 5 jam lalu
Dua Anak Meninggal dan Satu Lainnya Selamat, Usai Tenggelam di Pantai Kertojayan Purworejo
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Kemenkum Jateng - BHP Semarang Dorong Optimalisasi Layanan Hukum di Kelurahan Sondakan
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Reva Adi Siap Bantu PSIM Raih Poin Lawan Bhayangkara FC
Sport 6 jam lalu