Pemkot Semarang dan BBWS Pemali Juana Siapkan Langkah Antisipasi Banjir
Red - 19 Maret 2024 - RegionalNYALANUSANTARA, Semarang - Pemerintah Kota Semarang telah mengambil langkah strategis dalam menangani banjir dan memulihkan daerah setelahnya dengan melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.
Suwarto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, mengungkapkan bahwa penanganan banjir dalam beberapa hari terakhir telah dilakukan dengan maksimal. Seluruh pompa telah dioptimalkan sepenuhnya, dengan peningkatan jumlah pompa mobile dari BBWS dan tambahan yang dikerahkan oleh pihak Kota Semarang.
"Seperti di RSI Sultan Agung itu kewenangan BBWS Pemali Juana, tetapi kami juga menerjunkan pompa-pompa mobile sana. Dari BBWS ada lima lalu kami tambah tiga. Di Trimulyo ada lima dari BBWS dan milik kami, di sana kedalamannya signifikan karena posisinya cekungan," katanya, baru-baru ini.
Setelah banjir surut, fokus akan beralih ke pembersihan saluran-saluran yang tersumbat oleh sampah dan eceng gondok. Tim akan membersihkan saluran dan memulihkan keadaan lingkungan, sambil menunggu air surut sepenuhnya.
Kami nanti melakukan pembersihan di saluran karena banyak sampah-sampah di saluran yang dibawa banjir selama tiga hari ini. Terus bersihkan enceng gondok mulai Senin kami kerahkan, yang kemarin terseret banjir pada menumpuk di Pompa Banger, dan ada di Kali Tenggang," katanya.
Kepala BBWS Pemali Juana, Harya Muldianto, menambahkan bahwa langkah selanjutnya setelah banjir adalah melakukan normalisasi drainase dan meningkatkan kapasitas pompa-pompa. Normalisasi saluran di Sungai Plumbon dan Sungai Tenggang menjadi fokus, dengan pengurukan sedimentasi, perlebaran, dan penguatan tanggul.
"Kami berupaya mengoperasikan pompa-pompa, ke depan sistem drainase harus ditata kembali. Di sistem Tenggang dan Sringin nantinya akan dilakukan normalisasi dan upgrading kemampuan pompa, sedang kami proses datanya ini persiapan," katanya.
Meskipun upaya telah dilakukan, pihak BBWS mengakui bahwa kapasitas pompa masih di bawah standar untuk menampung beban banjir secara efektif. Upaya normalisasi dan peningkatan kapasitas akan terus dilakukan hingga pertengahan tahun.
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan BBWS menjadi kunci dalam menghadapi banjir. Pengoptimalan pompa-pompa dan normalisasi drainase telah dilakukan, dengan penambahan pompa portabel di beberapa titik strategis banjir.
"Kali Tenggang ada enam pompa, empat pompa hidup dan dua masih pendinginan, juga ditambah dua pompa floating mobile, dan satu mobile pompa, sehingga ada sembilan pompa yang dihidupkan," katanya, di Posko Dapur Umum Kaligawe, Kecamatan Gayamsari, Sabtu (16/3/2024).
Dengan upaya bersama ini, diharapkan Kota Semarang dapat lebih tangguh dalam menghadapi bencana banjir dan memperkuat infrastruktur penanganan bencana di masa yang akan datang.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Admin
Komentar
Baca Juga
Tegaskan Kota Semarang Inklusif, Karnaval Paskah Berikan Panggung Bagi Difabel
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Ekspor Durian Beku Indonesia ke China Melesat, Capai Ribuan Ton
Ragam Nusantara 14 jam lalu
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 19 jam lalu
Perkuat Mutu Produk, KAI Services Hadirkan Laboratorium Quality Control
Ragam Nusantara 21 jam lalu
Suharsono Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Dampak Nyata di Masyarakat
Ragam Nusantara 23 jam lalu
Terkini
Tegaskan Kota Semarang Inklusif, Karnaval Paskah Berikan Panggung Bagi Difabel
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Ekspor Durian Beku Indonesia ke China Melesat, Capai Ribuan Ton
Ragam Nusantara 14 jam lalu
Xiaomi Hadirkan Robot Vacuum H50 Series di Indonesia, Solusi Bersih Pintar Hingga 15.000Pa
Tekno 15 jam lalu
Mahasiswa UNAIR Tembus ASEAN, Gagas Eduventure untuk Pendidikan Daerah 3T
Ilmu 16 jam lalu
Ford RMA Indonesia Resmi Buka FEC Sunter Guna Perkuat Komitmen Jangka Panjang di Indonesia
Lifestyle 16 jam lalu
Review The Mummy (2026): Horor Gelap yang Brutal, Namun Kurang Membekas
Sinema 17 jam lalu
Review Ustaad Bhagat Singh: Aksi Besar, Eksekusi Kurang Maksimal
Sinema 18 jam lalu
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 19 jam lalu
Review Bhooth Bangla: Horor Komedi Penuh Nostalgia dan Tawa
Sinema 19 jam lalu
Artotel Group Meluncurkan Praktik Dining Berkelanjutan “REBELLIOUS HUNGER”
Ekbis 20 jam lalu
Bocoran Honor Baterai 11.000mAh: Siap Jadi Raja Daya Tahan?
Tekno 20 jam lalu