RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

semarangkota.go.id

Pemerintah Kota Semarang Gelar Bazar Ramadan dan Gerakan Pangan Murah untuk Tekan Harga Kebutuhan Pokok

NYALANUSANTARA, Semarang - Pemerintah Kota Semarang tengah menggelar upaya untuk meredakan lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang perayaan Lebaran dengan mengadakan Bazar Ramadan dan Gerakan Pangan Murah (GPM). 

Kegiatan ini diadakan di Balai Kota Semarang, dimulai pada Senin (1/4), sehari lebih awal dari jadwal semula, berdasarkan edaran dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).

"Pelaksanaan Bazar Ramadan dan Gerakan Pangan Murah bersama Bank Indonesia ini akan berlangsung selama dua hari. Sama seperti tahun sebelumnya, ada penjualan paket sembako dengan kupon tebus murah," kata Mbak Ita, sapaan akrabnya, Jumat (29/3). 

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara pihak Pemerintah Kota Semarang, Bank Indonesia, perusahaan, BUMD, dan BUMN. 

Dalam bazar tersebut, disediakan 3.357 paket sembako dengan harga tebus murah, yaitu Rp 50 ribu untuk paket senilai Rp 150 ribu.

Bukan hanya di Balai Kota Semarang, tapi juga di beberapa kecamatan yang terdampak banjir, akan diadakan kegiatan Tebus Suka-suka. 

Masyarakat di kecamatan tersebut dapat memperoleh beras sebanyak 2,5 - 3 kg dengan membayar sesuai kemampuan atau sukarela.

Bambang Pramusinto, Pelaksana Tugas Dinas Perdagangan Kota Semarang, menegaskan bahwa Bazar Ramadan dan GPM ini bertujuan untuk memberikan akses terutama kepada warga kurang mampu agar bisa memperoleh bahan pangan dengan harga yang terjangkau. 

Di Balai Kota Semarang, selain penjualan paket sembako murah, juga akan disediakan stand Pak Rahman yang menjual kebutuhan pokok dengan harga murah serta penjualan cashless untuk pembelian cabai dengan harga terjangkau.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra, menyoroti pentingnya program GPM dalam menekan harga beras yang tinggi dan memberikan kontribusi terhadap penurunan inflasi di Jawa Tengah. 

Program ini merupakan sinergi antara TPID Jateng, Bank Indonesia Jawa Tengah, dan Pemerintah Kota Semarang, diharapkan dapat membawa hasil positif terhadap stabilitas harga komoditas pangan menjelang perayaan Lebaran.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan bahwa harga-harga kebutuhan pokok akan menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat, membawa dampak positif bagi kesejahteraan mereka menjelang perayaan Lebaran.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Admin

Komentar

Baca Juga

Terkini