Ikhtiar Lindungi Jurnalis, AMSI Adakan Diskusi Diseminasi Modul SOP KBGO untuk Perusahaan Media
Intan Fitria - 24 Juli 2024 - RegionalModul dan SOP untuk perusahaan media Keberadaan SOP ini makin penting setelah Dewan Pers mengeluarkan Peraturan Dewan Pers tentang Pedoman Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perusahaan Pers pada 29 April 2024. Ini menunjukkan pentingnya isu kekerasan seksual dan KGBO bagi perusahaan pers.
AMSI mengeluarkan Modul dan SOP Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Berbasis Gender Online
(KBGO) untuk Perusahaan Media. “Landasan hukum dari SOP ini adalah Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual,” ujar penulis modul sekaligus konsultan GEDI, Nita Roshita.
“Kehadiran SOP ini sesuai dengan visi AMSI, yaitu menciptakan ekosistem media yang sehat dan berkualitas. Yang kita pertahankan adalah kepercayaan dari publik. Dan media harus menjaga itu,“ sambungnya.
Nita menegaskan, kasus Kekerasan Seksual (KS) maupun Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) bisa terjadi pada perempuan, laki-laki atau gender apa pun. “Jika laki-laki jadi korban, biasanya mereka jadi korban dua kali. Karena tidak ada yang percaya, mereka akan itertawakan atau dianggap lemah dan sebagainya,” ucapnya.
Nita menjabarkan mengapa keberadaan SOP ini penting bagi bisnis perusahaan media. “Jika terjadi kasus KS atau KBGO di perusahaan media, maka ini akan berdampak pada reputasi bisnis. Ini juga bisa menimbulkan turn over karyawan yang tinggi, karena tidak ada yang mau jadi korban KS atau KBGO selanjutnya,” papar Nita.
“Angka ketidakhadiran karyawan di perusahaan yang ada kasus KS maupun KBGO juga tinggi. Ada riset di Journal of Community Health yang menunjukkan kalau korban punya risiko 1.7 kali lipat untuk tidak masuk kerja selama dua pekan dalam setahun akibat kasus KS. Akibatnya, produktivitas berkurang dan ujungnya investor akan menilai kesehatan manajemen perusahaan yang buruk,” bebernya.
Laporan perusahaan konsultan manajemen McKinsey (2020) yang berjudul Diversity Wins: How Inclusion Matters juga menyebut, ruang kerja yang inklusif dan aman dapat meningkatkan profit dan perusahaan menjadi berkelanjutan.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Kemenkum Jateng Apresiasi Kinerja Triwulan I Tahun 2026
Ragam Nusantara 4 menit lalu
Agustina Apresiasi ASN Jaga Kota Semarang Kondusif Selama Libur Lebaran
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Apel Pagi Pasca Libur Panjang, Kemenkum Jateng Ajak Tingkatkan Kinerja dan Layanan Publik
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Menlu Kuba Kecam AS karena "Berbohong" Terkait Blokade Bahan Bakar
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Arus Balik Lebaran 2026 dari Sumatera ke Jawa Tercatat Lancar dan Terkendali
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Terkini
Kemenkum Jateng Apresiasi Kinerja Triwulan I Tahun 2026
Ragam Nusantara 4 menit lalu
Agustina Apresiasi ASN Jaga Kota Semarang Kondusif Selama Libur Lebaran
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Apel Pagi Pasca Libur Panjang, Kemenkum Jateng Ajak Tingkatkan Kinerja dan Layanan Publik
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Menlu Kuba Kecam AS karena "Berbohong" Terkait Blokade Bahan Bakar
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Arus Balik Lebaran 2026 dari Sumatera ke Jawa Tercatat Lancar dan Terkendali
Ragam Nusantara 6 jam lalu
PT PELNI Pastikan Arus Balik Lebaran 2026 Lancar dan Tertib
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Ingin Persib Juara, Dion Markx Anggap 9 Laga Sisa Seperti Partai Final
Sport 8 jam lalu
Israel Lakukan Serangan Udara, Tiga Jurnalis Tewas di Lebanon
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Mauro Zijlstra Cedera, Jens Raven Perkuat Timnas Lawan Bulgaria
Sport 10 jam lalu
Anggota DPR RI Ini Gelar Halalbihalal Padukan Pengajian dan Wayangan di Kebumen
Ragam Nusantara 14 jam lalu
Pasar Murah di Monas Gerakkan Ekonomi UMKM dan Beri Hiburan Rakyat
Ragam Nusantara 16 jam lalu