Bawaslu Jateng Luncurkan Peta Kerawanan Pilkada 2024
Intan Fitria - 24 Juli 2024 - PolitikNYALANUSANTARA, Semarang- Badan Pengawas Pemilu Jawa Tengah atau Bawaslu Jateng resmi meluncurkan Peta Kerawanan Pilkada 2024. Peluncuran Peta Kerawanan ini menjadi bentuk identifikasi kerawanan yang dilakukan Bawaslu Jateng dalam Pilgub Jateng nanti.
"Penyusunannya pun dilakukan berdasarkan tiga variable, pertama berdasarkan data Indeks Kerawanan Pemilu 2024 yang berdasarkan pada Pemilu 2019 dan Pilkada 2020," ujar Komisioner Bawaslu Jateng Nur Kholiq, di Hotel Santika Semarang, Rabu (24/7).
"Kedua dari pelaksanaan pengawasan Bawaslu Jateng pada Pemilu 2024. Ketiga dari informasi institusi lain seperti Media, LSM, laporan masyarakat langsung, atau TNI/Polri,” sambungnya.
Sehingga, lanjut Kordiv Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu itu, hasil ketiga variable itu menjadi konklusi dalam kerawanan pentahapan. Nantinya Bawaslu Kabupaten /Kota juga akan melakukan hal yang sama.
“Peta Kerawanan ini berbasis pada tahapan bukan pada teritori wilayah, sehingga bisa jadi antar daerah kerawanannya berbeda-beda," ujar dia.
Pada tabel urutan teratas, disebutkan Indeks kerawanan ada pada tahapan pungut dan hitung suara pemilih.
“Pada indeks kerawanan di Provinsi Jateng, kami melihat tertinggi ada pada pemungutan dan penghitungan suara. Misalnya soal profesionalime anggota KPPS, contohnya Peemilih bukan DPT (Daftar Pemilih Tetap) tapi diprioritaskan,” tandas dia.
Keberadaan Peta Kerawanan ini mendapatkan aparesiasi dari Kepala Kesbangpol Jateng Haerudin. Ia mengatakan dari indeks yang ada di Peta Kerawanan, akan dilakukan Langkah antisipasi bagi pengawas di tingkat daerah.
“Ini bagian penting dari pencegahan, kami sangat apresiasi itu. Kami juga turut serta mensosialisasikan Pilkada ini ke Masyarakat sebagai bagian dari pendidian politik dan menyukseskannya,” ujar Haerudin.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Perkuat Mutu Produk, KAI Services Hadirkan Laboratorium Quality Control
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Suharsono Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Dampak Nyata di Masyarakat
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Kerajinan Tangan Naik Daun, Tanda Menguatnya Experience Economy di Tiongkok
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Bawaslu Kota Semarang Tekankan Pentingnya Konsolidasi Demokrasi Perkuat Partisipasi Masyarakat
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Terkini
Mahasiswa UNAIR Tembus ASEAN, Gagas Eduventure untuk Pendidikan Daerah 3T
Ilmu 16 menit lalu
Ford RMA Indonesia Resmi Buka FEC Sunter Guna Perkuat Komitmen Jangka Panjang di Indonesia
Lifestyle 26 menit lalu
Review The Mummy (2026): Horor Gelap yang Brutal, Namun Kurang Membekas
Sinema 49 menit lalu
Review Ustaad Bhagat Singh: Aksi Besar, Eksekusi Kurang Maksimal
Sinema 1 jam lalu
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Review Bhooth Bangla: Horor Komedi Penuh Nostalgia dan Tawa
Sinema 2 jam lalu
Artotel Group Meluncurkan Praktik Dining Berkelanjutan “REBELLIOUS HUNGER”
Ekbis 3 jam lalu
Bocoran Honor Baterai 11.000mAh: Siap Jadi Raja Daya Tahan?
Tekno 4 jam lalu
Perkuat Mutu Produk, KAI Services Hadirkan Laboratorium Quality Control
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Bocoran Xiaomi 18 Pro: Hadirkan Tombol AI dan Desain Lebih Futuristik
Tekno 5 jam lalu
Pengabdian Tanpa Lelah: Alumnus FK UNDIP Ahli Mata untuk Masyarakat Papua
Ilmu 5 jam lalu