Tingkatkan Literasi Anak Tunanetra, Duta Bahasa Jateng Implementasikan Krida di SLB A YKAB Surakarta
Intan Fitria - 03 Agustus 2024 - RegionalNYALANUSANTARA, Surakarta- Duta Bahasa Provinsi Jawa Tengah tahun 2024, Gemilang Dani Saputra dan Olivia Firdaus, melaksanakan implementasi krida duta bahasa yang diberi tajuk Bersajak. Implementasi krida duta bahasa yang kedua ini diselenggarakan di SLB A YKAB Surakarta pada Jumat (2/7/2024).
Acara implementasi Bersajak itu juga dihadiri perwakilan Duta Bahasa Provinsi Jawa Tengah angkatan 2024 dan perwakilan Himpunan Mahasiswa Ilmu Lingkungan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang mendukung program yang menyasar ke anak berkebutuhan khusus itu.
Gemilang Dani Saputra mengatakan bahwa Sekolah Luar Biasa (SLB) A YKAB Surakarta menjadi tempat implementasi kedua krida Bersajak setelah SLBN Surakarta. Sekolah tersebut dipilih karena merupakan SLB yang dominan menerima siswa tunanetra walaupun tidak menutup kemungkinan tetap menerima siswa berkebutuhan khusus lain yang dapat mereka akomodasi.
“Kami melakukan implementasi kedua ini dengan memperbaiki evaluasi yang kami peroleh pada saat pelaksanaan pertama di SLBN Surakarta. Implementasi ini berjalan lebih kondusif jika dibandingkan dengan sebelumnya karena kami telah memperbaiki kekurangan yang ada,” ujar Dani di SLB A YKAB Surakarta pada Jumat (2/7).
Dani dan Oliv tetap membawa harapan besar yang sama dengan pelaksanaan implementasi sebelumnya. Keduanya berharap kegiatan implementasi krida duta bahasa itu memberikan dampak positif bagi anak-anak tunanetra di SLB A YKAB Surakarta.
“Tujuan kami masih tetap sama. Kami akan selalu berusaha untuk meningkatkan literasi dan karakter cinta lingkungan kepada anak-anak tunanetra,” ungkap Oliv, sapaan akrab Olivia Firdaus.
Sementara itu, Ibu Nanda, guru SLB A YKAB Surakarta, mengaku bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang sangat positif. Anak-anak mendapat cara baru untuk meningkatkan kemampuan literasi dan karakter cinta lingkungan mereka. Dalam kegiatan ini, dihadirkan enam siswa SLB A YKAB Surakarta yang memiliki keterbatasan penglihatan.
“Ini sebuah inovasi yang sangat bagus. Kami juga siap untuk menggunakan laman Bersajak ini sebagai salah satu media pembelajaran di sekolah kami,” kata Nanda dalam kesempatan yang sama.
Dani dan Oliv akan terus melaksanakan implementasi Bersajak sebagai upaya peningkatan literasi dan karakter cinta lingkungan kepada anak-anak tunanetra. Keduanya mempunyai prinsip bahwa Bersajak harus dapat menjadi media inklusif yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Kami akan terus mengajak anak-anak berkebutuhan khusus ini untuk berliterasi dan cinta lingkungan. Karya ini kami persembahkan untuk anak negeri dan bangsa kita tercinta,” ujar Oliv.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Ziarah ke Makam Pendahulu, Wali Kota Agustina Tegaskan Komitmen Merawat Jejak Sejarah
Ragam Nusantara 44 menit lalu
Canton Fair ke-139 Tampilkan Inovasi Robot Layanan di Guangzhou
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Tegaskan Kota Semarang Inklusif, Karnaval Paskah Berikan Panggung Bagi Difabel
Ragam Nusantara 10 jam lalu
Ekspor Durian Beku Indonesia ke China Melesat, Capai Ribuan Ton
Ragam Nusantara 19 jam lalu
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 1 hari lalu
Terkini
Review Ghost in the Cell: Horor Absurd Penuh Kritik Sosial yang Berani
Sinema 14 menit lalu
Ziarah ke Makam Pendahulu, Wali Kota Agustina Tegaskan Komitmen Merawat Jejak Sejarah
Ragam Nusantara 44 menit lalu
Canton Fair ke-139 Tampilkan Inovasi Robot Layanan di Guangzhou
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Tegaskan Kota Semarang Inklusif, Karnaval Paskah Berikan Panggung Bagi Difabel
Ragam Nusantara 10 jam lalu
Ekspor Durian Beku Indonesia ke China Melesat, Capai Ribuan Ton
Ragam Nusantara 19 jam lalu
Xiaomi Hadirkan Robot Vacuum H50 Series di Indonesia, Solusi Bersih Pintar Hingga 15.000Pa
Tekno 20 jam lalu
Mahasiswa UNAIR Tembus ASEAN, Gagas Eduventure untuk Pendidikan Daerah 3T
Ilmu 21 jam lalu
Ford RMA Indonesia Resmi Buka FEC Sunter Guna Perkuat Komitmen Jangka Panjang di Indonesia
Lifestyle 21 jam lalu
Review The Mummy (2026): Horor Gelap yang Brutal, Namun Kurang Membekas
Sinema 22 jam lalu
Review Ustaad Bhagat Singh: Aksi Besar, Eksekusi Kurang Maksimal
Sinema 23 jam lalu
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 1 hari lalu