Dua Tokoh Syiah Irak Kagum dengan Toleransi Agama di Indonesia
Intan Fitria - 05 Agustus 2024 - RegionalNYALANUSANTARA, Semarang– Dua tokoh agama Islam aliran Syiah dari negara Irak yakni Syeh Ahmad Atturfy dan Syeh Ahmad Alfatlaawy merasa terkesan dengan keharmonian umat beragam di Indonesia. Menurutnya, warga bisa hidup berdampingan meski ada perbedaan.
Hal itu disampaikannya usai bertemu para tokoh lintas agama di Vihara Tanah Putih, Kota Semarang, Senin (5/8) siang.
“Kami merasa kagum dan senang dengan kondisi di Indonesia, secara khusus di Kota Semarang. Kami merasa hidup di Tengah-tengah keluarga sendiri. Kami enggak terasa terasingkan, sangat Bersatu,” kata Syeh Ahmad Atturfy, dalam Bahasa Irak yang diterjemahkan melalui penerjemahnya.
Ia memastikan hal baik ini akan disampaikannya kepada umatnya Ketika Kembali ke Irak. Ia menyebut Indonesia sangat indah dalam keberagaman. Bahkan, ia pun berencana akan Kembali berkunjung ke Indonesia di kemudian hari.
“Kami akan sampaikan ke warga Ketika kami nanti pulang. Indonesia benar-benar Begitu Indah segala-galanya. Toleransinya sangat luar biasa. Kami berdoa kedepan tetap baik Indonesia ini,” ungkapnya.
“Tentu, jika ada waktu, kami ingin Kembali datang,” ujarnya.
Ia menyebut kunjungannya bukan tanpa alasan. Ia sering mendengar kabar dari pemberitaan bahwa Indonesia sangat memiliki jiwa toleransi. Oleh karena itu, dirinya pun berkunjung dan memastikan situasinya benar adanya.
“Toleransi, persaudaraan sangat kuat dan begitu kokoh. Kami tidak cukup mendengar, maka kami datang langsung,” tandas dia.
Kepala Vihara Tanah Putih Semarang, Bante Cattamano Mahathera mengatakan kunjungan tokoh agama dari luar negeri ini merupakan pertama kalinya.
“Kami baru dapat info kunjungan tadi malam, bahwa beliau berdua akan datang dan berkunjung. Kami berharap kunjungan ini bisa memberikan warna yang baik untuk seluruh dunia, dengan harapan melihat perdamaian yang ada di Indonesia,” ujarnya.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 10 menit lalu
Perkuat Mutu Produk, KAI Services Hadirkan Laboratorium Quality Control
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Suharsono Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Dampak Nyata di Masyarakat
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Kerajinan Tangan Naik Daun, Tanda Menguatnya Experience Economy di Tiongkok
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Bawaslu Kota Semarang Tekankan Pentingnya Konsolidasi Demokrasi Perkuat Partisipasi Masyarakat
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Terkini
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 10 menit lalu
Review Bhooth Bangla: Horor Komedi Penuh Nostalgia dan Tawa
Sinema 23 menit lalu
Artotel Group Meluncurkan Praktik Dining Berkelanjutan “REBELLIOUS HUNGER”
Ekbis 1 jam lalu
Bocoran Honor Baterai 11.000mAh: Siap Jadi Raja Daya Tahan?
Tekno 1 jam lalu
Perkuat Mutu Produk, KAI Services Hadirkan Laboratorium Quality Control
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Bocoran Xiaomi 18 Pro: Hadirkan Tombol AI dan Desain Lebih Futuristik
Tekno 2 jam lalu
Pengabdian Tanpa Lelah: Alumnus FK UNDIP Ahli Mata untuk Masyarakat Papua
Ilmu 3 jam lalu
Suharsono Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Dampak Nyata di Masyarakat
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Kerajinan Tangan Naik Daun, Tanda Menguatnya Experience Economy di Tiongkok
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Ayoo Ikuti! Pemerintah akan Lelang Sukuk Negara Rp12 Triliun pada 21 April 2026
Ekbis 5 jam lalu
UNDIP Perkuat Kedaulatan Teknologi Plasma Nasional melalui “Indonesian Plasma Research Consortium”
Ilmu 5 jam lalu