RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Forkom Developer dan Disperakim Jateng Gelar Bimtek SRP2

Sedangkan menurut Ketua Forum Komunikasi Developer Jawa Tengah, Sugiyanto kegiatan tersebut merupakan kali pertama yang diadakan di Jateng. Meski even pertama, namun antusias para peserta sangat besar. "Untuk yang pertama ini sebenarnya kami batasi hanya 50 peserta, tapi ternyata sampai kita tutup itu masih banyak sekali yang daftar. Sehingga hari ini ada 95 peserta yang ikut dengan waiting list ada sebanyak 30," kata Sugiyanto.

"Adanya waiting list 30 ini, mungkin akan kita adakan lagi tahun depan. Kita juga harus adakan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan pertama ini," imbuhnya.

Sugiyanto menjelaskan tingginya antusiasme para pengembang itu karena mereka melihat dengan adanya sertifikasi tersebut membuat pengembang dibagi menjadi tiga. "Ada pengembang kecil, menengah, dan besar. Pengembang kecil itu harus memiliki satu teknik sipil, sedangkan untuk menangah harus punya teknik sipil dan arsitek. Untuk pengembang besar teknik sipil arsitek, dan planologi," bebernya.

Berkaitan dengan adanya sertifikasi tersebut, Sugiyanto berharap pengembang paham betul menjadi pengembang yang benar. "Terkait dengan penataan lahan, pembangunan yang bagus dan baik sesuai aturannya," harapnya.           

Sementara itu, Wakil Ketua DPD REI Jawa Tengah, Andi Kurniawan, menambahkan bahwa sertifikasi ini sangat penting bagi masa depan para pengembang. Salah satu syarat utama agar pengembang dapat teregistrasi adalah memiliki tenaga ahli yang kompeten di bidang perumahan. “Ke depannya, hal ini akan menjadi faktor yang menentukan dalam pengembangan industri properti,” tutup Andi.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Redaksi

Komentar

Baca Juga

Terkini