Batang Capai Investasi Rp4,7 Triliun, Lampaui Target dan Beri Kontribusi Signifikan di Jawa Tengah
Red - 25 Oktober 2024 - RegionalNYALANUSANTARA, Batang – Kabupaten Batang berhasil menarik perhatian investor dengan mencapai nilai investasi sebesar Rp4,7 triliun hingga triwulan III 2024.
Pencapaian ini lebih dari dua kali lipat target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yang semula hanya diharapkan sebesar Rp2 triliun.
Sri Purwaningsih, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Batang, menyatakan bahwa angka investasi ini menjadi bukti nyata bahwa Batang telah menjadi pusat daya tarik bagi para investor.
"Ini adalah bukti nyata dari dinamika ekonomi yang bergerak cepat, dan Batang menjadi magnet bagi investor karena kondusivitasnya," ujarnya di Batang pada Jumat (25/10).
Dari total nilai investasi tersebut, investor asing mendominasi dengan kontribusi Rp3,7 triliun, sementara investor dalam negeri menyumbang Rp1,08 triliun.
Investasi yang signifikan ini berdampak positif pada penciptaan lapangan kerja di wilayah Batang, dengan terbukanya 8.032 peluang kerja.
Dari jumlah tersebut, 7.982 tenaga kerja adalah pekerja lokal, sementara 41 sisanya merupakan tenaga kerja asing.
Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Batang, Sri Cahyaningrum, mengungkapkan bahwa dengan pencapaian ini, Batang kini menduduki posisi kedua untuk investasi tertinggi di Jawa Tengah.
“Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, capaian ini menunjukkan peningkatan yang signifikan,” jelas Cahyaningrum.
Meskipun demikian, target total investasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan BKPM untuk tahun 2024 masih jauh di depan, yaitu sebesar Rp9 triliun. Menurut Cahyaningrum, upaya masih terus dilakukan untuk memenuhi target tersebut.
“Optimisme tetap tinggi dengan harapan setiap perusahaan yang beroperasi di Batang dapat melaporkan realisasi investasinya melalui sistem OSS dalam subsistem LKPM Online,” tambahnya.
Keberhasilan Kabupaten Batang dalam meraih investasi yang tinggi ini tidak lepas dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Dengan letak strategis di jalur pantura serta kepastian berusaha yang kuat, Batang telah menjelma menjadi wilayah pilihan bagi para investor yang mencari kesempatan investasi di Jawa Tengah.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Admin
Komentar
Baca Juga
Pemprov Jateng Gelar Program Balik Rantau Gratis 2026 untuk Masyarakat Pekerja Informal
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Mahasiswa Indonesia di China Bahas Peluang Kerja Sama Dua Negara
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Industri Otomotif Eropa Bergejolak, PHK Massal Terjadi Saat Peralihan ke Mobil Listrik
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Mengintip Aksi Pendongeng Hibur Murid SD di Banten
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Gubernur Jateng Tegaskan Komitmennya untuk Keterbukaan Informasi Publik
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Terkini
Zulhas Pastikan Stok Pangan Aman hingga Lebaran, Harga Relatif Terkendali
Ekbis 50 menit lalu
Bayern Munchen Pesta Gol 6-1 atas Atalanta, Kompany Puji Ketajaman Serangan
Sport 1 jam lalu
Hansi Flick Akui Barcelona Terlalu Sering Kehilangan Bola Saat Ditahan NewcastleN
Sport 2 jam lalu
Pemprov Jateng Gelar Program Balik Rantau Gratis 2026 untuk Masyarakat Pekerja Informal
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Blunder di Debut Liga Champions, Kiper Tottenham Diganti Cepat oleh Igor Tudor
Sport 4 jam lalu
Mahasiswa Indonesia di China Bahas Peluang Kerja Sama Dua Negara
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Industri Otomotif Eropa Bergejolak, PHK Massal Terjadi Saat Peralihan ke Mobil Listrik
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Mengintip Aksi Pendongeng Hibur Murid SD di Banten
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Gubernur Jateng Tegaskan Komitmennya untuk Keterbukaan Informasi Publik
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Changan Adakan Pameran dan Promosi di Tujuh Kota di Indonesia, Termasuk Jakarta dan Yogyakarta
Lifestyle 10 jam lalu
Bupati Gunungkidul Pimpin Rakordal Pembangunan Triwulan I 2026, Fokus pada Peningkatan Kinerja dan Transparansi Proyek
Ragam Nusantara 10 jam lalu