BPBD Kabupaten Batang Gelar Pelatihan Pengkajian Kebutuhan Pascabencana untuk Percepat Pemulihan Pasca Bencana
Red - 31 Oktober 2024 - RegionalNYALANUSANTARA, Batang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang menyelenggarakan pelatihan Pengkajian Kebutuhan Pascabencana untuk memperkuat kesiapan dalam penanganan bencana.
Langkah ini diambil untuk mempercepat respons dalam identifikasi kebutuhan korban dan memperbaiki fasilitas publik yang rusak akibat bencana.
Pelatihan ini dihadiri oleh sekitar 150 personel dari tiga kecamatan, termasuk perangkat desa dan kelurahan serta kepala seksi ketentraman dan ketertiban (Kasi Trantib).
Mereka dibekali dengan metode survei dan standar penilaian kerusakan yang sebelumnya hanya dikuasai oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).
“Ketika bencana terjadi, kerusakan fasilitas publik dan kebutuhan masyarakat harus segera diatasi. Diperlukan tenaga terampil untuk menghitung kebutuhan pascabencana sebagai dasar perencanaan pemulihan,” ujar Sekretaris BPBD Batang, Sumanto, usai Rapat Koordinasi Kajian Kebutuhan Pasca Bencana di Hotel Sendang Sari Batang, Rabu (30/10/2024).
Langkah ini diambil BPBD Batang mengingat keterbatasan tenaga ahli di DPUPR yang selama ini menjadi satu-satunya instansi yang dapat melakukan penilaian kerusakan pasca bencana.
“Sebelumnya, kami harus mengandalkan tenaga dari DPUPR yang memiliki tugas lain. Hal ini memperlambat penanganan karena keterbatasan sumber daya manusia,” jelas Sumanto.
Pelatihan yang diberikan kepada perangkat kecamatan dan desa ini mencakup keterampilan dalam mengkategorikan kerusakan fasilitas umum berdasarkan tingkat keparahannya, mulai dari rusak ringan, sedang, hingga berat.
Data yang dikumpulkan oleh tenaga terlatih ini diharapkan lebih valid dan sesuai kriteria yang dibutuhkan dalam penanganan pasca bencana.
“Tanpa tenaga terlatih, sulit mendapatkan data valid saat bencana terjadi. Kami memastikan setiap tenaga telah memahami metode pengkajian yang tepat,” tambahnya.
Inisiatif BPBD Batang ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan respons terhadap bencana. Dengan kehadiran tenaga terampil di setiap kecamatan dan desa, proses pendataan kerusakan serta identifikasi kebutuhan korban akan lebih cepat dan akurat.
Program pelatihan tahunan ini memastikan Kabupaten Batang selalu siap menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi di masa depan.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Admin
Komentar
Baca Juga
Wali Kota Semarang Agustina Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan dalam Pengangkatan Direksi BUMD
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Apresiasi Nasabah, Bank Jateng Undi Hadiah Miliaran
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Perempuan Buruh Serabutan Ditemukan Tewas di Rumahnya di Ponorogo
Ragam Nusantara 3 jam lalu
10 Rescuer SAR Cilacap Dikirim ke Bandung Barat untuk Bantu Penanganan Longsor
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Sengketa Batas Tanah Berujung Carok Maut di Jember, Satu Warga Tewas
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Terkini
SINOPSIS Return to Silent Hill Siap Menghantui Bioskop Indonesia Mulai 28 Januari 2026
Sinema 17 menit lalu
Wali Kota Semarang Agustina Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan dalam Pengangkatan Direksi BUMD
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Volvo EX60 Resmi Meluncur di Eropa, SUV Listrik Mewah dengan Jarak Tempuh hingga 810 Km
Lifestyle 1 jam lalu
Kemenperin Siapkan Anggaran Efektif Rp2,11 Triliun pada 2026 untuk Perkuat Daya Saing Industri
Ekbis 1 jam lalu
Apresiasi Nasabah, Bank Jateng Undi Hadiah Miliaran
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Kaltim Siap Jadi Penggerak Ekonomi Nasional Seiring Perkembangan IKN
Ekbis 2 jam lalu
Perempuan Buruh Serabutan Ditemukan Tewas di Rumahnya di Ponorogo
Ragam Nusantara 3 jam lalu
10 Rescuer SAR Cilacap Dikirim ke Bandung Barat untuk Bantu Penanganan Longsor
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Sengketa Batas Tanah Berujung Carok Maut di Jember, Satu Warga Tewas
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Cegah Kecelakaan Berulang, Satpol PP Kota Semarang Perbaiki Jalan Berlubang di Sompok
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Masuk Semarang Tanpa Dokumen Kesehatan, 120 Ton Bawang Bombay Ilegal Dimusnahkan Polisi
Ragam Nusantara 6 jam lalu