RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Agustin Iswar Ingin Kreak-kreak Hilang di Kota Semarang

Sebelumnya, ia mengungkapkan Publik Hearing tersebut menjadi salah satu media untuk pihaknya memperkenalkan program-program dari pasangan calon yang maju dalam Pilwalkot Semarang 2024. 

"Sudah tentu melalui publik hearing tersebut terjadi pertama dialog yang intensif tentang program dari calon walikota dan wakil walikota lalu juga harapan dari audiens yang khusus hari ini adalah seluruh pimpinan yang lengkap dari perserikatan Muhammadiyah. Sehingga harapannya jangan sampai kita membeli kucing dalam karung," ungkapnya.

Tujuan kegiatan tersebut, ujar Prof Masrukhi adalah pendidikan politik kepada masyarakat. "Bahwa kita harus menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya supaya tidak acuh, golput dan abai terhadap demokrasi," pungkasnya.

Publik Hearing yang diadakan oleh Universitas Muhammadiyah Semarang tersebut diikuti oleh kedua paslon yang berkontestasi di Pilwalkot Semarang 2024. Saat menghadiri kegiatan tersebut Agustin-Iswar memaparkan program-program kerjanya untuk memajukan Kota Semarang salah satunya ingin mengembangkan obyek wisata pantai di Kota Semarang. 

Hal itu tentu akan menambah daya tarik Kota Semarang yang sebelumnya terkenal sebagai kota transit, perdagangan dan jasa.

Meski begitu, Mbak Agustin menandaskan pengembangan tersebut juga harus didukung dengan kondusifitas masyarakat Kota Semarang. "Syaratnya ya harus bersih, damai, dan kreak-kreak itu harus hilang. Tentu ini butuh partisipasi seluruhnya tidak hanya pemkot saja namun juga masyarakat. Selain itu juga harus ditunjang hospitality, kalau hospitality kita memiliki modal karena orang Kota Semarang itu kan ramah, suka menolong, membantu dan guyub. Sehingga itu jadi modal kita," ungkapnya.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Redaksi

Komentar

Baca Juga

Terkini