BBWS Pemali Juana: Rumah Pompa Kali Tenggang dan Kali Sringin Berhasil Diperbaiki
Red - 22 November 2023 - Ragam NusantaraNyalaNusantara.com, Semarang - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana memberikan penjelasan terkait kinerja Rumah Pompa Kali Tenggang dan Kali Sringin di Kota Semarang yang sebelumnya tidak berfungsi optimal.
Saat ini, kedua rumah pompa tersebut telah berhasil diperbaiki dan kembali beroperasi secara normal.
Harya Muldianto, Kepala BBWS Pemali Juana, mengungkapkan bahwa kendala tersebut muncul akibat rusaknya propeller atau baling-baling akibat tersumbat oleh potongan-potongan kayu.
"Beberapa pekan lalu ada propeller yang rusak karena nyangkut kayu. Kemarin sudah kami perbaiki dan pagi sudah dipasang, sudah normal dan bisa bekerja kembali," ujar Harya.
Harya mengakui bahwa genangan air di Jalan Kaligawe, Kecamatan Genuk, disebabkan oleh kerusakan pompa di Kali Sringin.
Dia juga menyoroti hambatan aliran air akibat bottleneck atau penyempitan di depan Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) hingga eks Terminal Terboyo.
"Di Kaligawe airnya melimpas itu dari saluran pembawa arah Kali Sringin. Saat itu, kami terjunkan pompa mobile langsung dibuang ke laut," tambahnya.
Terkait peristiwa genangan air di Jalan Raya Kaligawe pada Rabu (15/11/2023), Harya mengakui bahwa kejadian tersebut diluar perkiraan. Pada saat itu, beberapa pompa sedang dalam proses perbaikan di bengkel pemeliharaan BBWS Pemali Juana.
"Pompa ini salah satu upaya untuk mengurangi genangan, kami menjaga pompa di bawah kewenangan harus sehat. Memang kebetulan di luar perkiraan karena kami sedang memperbaiki untuk menghadapi Desember, ternyata hujan sudah datang duluan," ungkapnya.
Harya menjelaskan bahwa dari enam pompa di Kali Tenggang, hanya tiga yang berfungsi karena tiga lainnya sedang dalam proses perbaikan.
Begitu pula di Kali Sringin, hanya satu dari lima pompa yang beroperasi karena satu pompa mengalami kerusakan pada propellernya.
Sebelumnya, hujan deras pada Selasa (14/11/2023) malam menyebabkan banjir di wilayah Jalan Kaligawe dan beberapa area di Genuk, Kota Semarang.
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, menanggapi situasi tersebut dengan menyebut bahwa faktor utama banjir adalah tidak maksimalnya kinerja dua rumah pompa di Kali Tenggang dan Kali Sringin yang dimiliki oleh BBWS Pemali-Juana. Beberapa pompa tidak beroperasi karena mengalami kerusakan.
"Mendapat informasi bahwa wilayah Padi Raya kemudian Kaligawe tergenang, setelah diselidiki ternyata dua rumah pompa air tidak bekerja maksimal. Saya cek Kali Tenggang ini pompa hanya nyala tiga dari enam dan itupun tidak maksimal. Yang tiga lainnya alasannya masih perbaikan. Dan di Kali Sringin yang harusnya lima yang nyala satu. Kalau mau bicara SOP-nya harusnya dua. Tapi sama, katanya trouble. Kalau selalu trouble gimana," ujar Hevearita Gunaryanti Rahayu saat melakukan peninjauan di Rumah Pompa Kali Tenggang pada Rabu (15/10/2023).
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Admin
Komentar
Baca Juga
Tegaskan Kota Semarang Inklusif, Karnaval Paskah Berikan Panggung Bagi Difabel
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Ekspor Durian Beku Indonesia ke China Melesat, Capai Ribuan Ton
Ragam Nusantara 10 jam lalu
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 15 jam lalu
Perkuat Mutu Produk, KAI Services Hadirkan Laboratorium Quality Control
Ragam Nusantara 17 jam lalu
Suharsono Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Dampak Nyata di Masyarakat
Ragam Nusantara 19 jam lalu
Terkini
Tegaskan Kota Semarang Inklusif, Karnaval Paskah Berikan Panggung Bagi Difabel
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Ekspor Durian Beku Indonesia ke China Melesat, Capai Ribuan Ton
Ragam Nusantara 10 jam lalu
Xiaomi Hadirkan Robot Vacuum H50 Series di Indonesia, Solusi Bersih Pintar Hingga 15.000Pa
Tekno 12 jam lalu
Mahasiswa UNAIR Tembus ASEAN, Gagas Eduventure untuk Pendidikan Daerah 3T
Ilmu 13 jam lalu
Ford RMA Indonesia Resmi Buka FEC Sunter Guna Perkuat Komitmen Jangka Panjang di Indonesia
Lifestyle 13 jam lalu
Review The Mummy (2026): Horor Gelap yang Brutal, Namun Kurang Membekas
Sinema 13 jam lalu
Review Ustaad Bhagat Singh: Aksi Besar, Eksekusi Kurang Maksimal
Sinema 14 jam lalu
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 15 jam lalu
Review Bhooth Bangla: Horor Komedi Penuh Nostalgia dan Tawa
Sinema 15 jam lalu
Artotel Group Meluncurkan Praktik Dining Berkelanjutan “REBELLIOUS HUNGER”
Ekbis 16 jam lalu
Bocoran Honor Baterai 11.000mAh: Siap Jadi Raja Daya Tahan?
Tekno 17 jam lalu