Perbatasan Rafah akan Dibuka Kembali untuk Pengiriman Bantuan ke Gaza
Helmi Idham - 30 Januari 2025 - Manca NegaraNYALANUSANTARA, Jakarta- Perbatasan Rafah yang menghubungkan Gaza dengan Mesir akan segera dibuka kembali dalam beberapa hari ke depan, menurut Gubernur Sinai Utara, Khaled Mojawer, pada Rabu, 29 Januari 2025. Pembukaan perbatasan itu akan melibatkan kehadiran pengamat dari Eropa dan Palestina.
Gubernur Mojawer mengatakan bahwa sisi Mesir di perbatasan Rafah telah sepenuhnya siap untuk beroperasi. "Masalahnya ada di sisi Palestina, akibat kerusakan yang disebabkan oleh operasi militer Israel," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa terminal ini akan dibuka di kedua arah setelah perbaikan selesai.
Mojawer juga menekankan pentingnya kepatuhan Hamas dan Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata Gaza yang mulai berlaku pada 19 Januari, guna memastikan kelancaran pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah tersebut.
Perbatasan Rafah merupakan jalur vital untuk pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza dan telah ditutup sejak Mei 2024 setelah serangan darat Israel ke kota Rafah di bagian selatan Gaza. Sejak saat itu, bantuan hanya dapat masuk melalui perbatasan Karam Abu Salem (Kerem Shalom).
Gubernur Mesir juga memuji peran aktif Turki dalam memberikan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Sebuah kapal bantuan dari Turki tiba di Pelabuhan Al-Arish, Mesir, pada Rabu pagi untuk diteruskan ke Gaza, dan kapal bantuan kedua dijadwalkan tiba pada Minggu mendatang.
Duta Besar Turki untuk Kairo, Salih Mutlu Shen, mengungkapkan bahwa Ankara telah mengirimkan 14 kapal bantuan yang membawa 835 ton bantuan kemanusiaan ke Gaza. Selain itu, kapal lain yang membawa 2.000 ton bantuan dijadwalkan tiba di Pelabuhan Al-Arish dalam beberapa hari mendatang.
Sejak serangan Israel dimulai pada 7 Oktober 2023, lebih dari 47.400 orang tewas, sebagian besar perempuan dan anak-anak, sementara lebih dari 111.000 orang lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan Gaza. Selain itu, serangan tersebut telah menyebabkan lebih dari 11.000 orang hilang dan mengakibatkan kehancuran besar-besaran yang memperburuk krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.
Terkait dengan serangan tersebut, pada November 2023, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap pemimpin otoritas Israel, Benjamin Netanyahu, serta mantan kepala pertahanan, Yoav Gallant, atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza. Israel juga menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait serangannya terhadap Gaza.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Ziarah ke Makam Pendahulu, Wali Kota Agustina Tegaskan Komitmen Merawat Jejak Sejarah
Ragam Nusantara 41 menit lalu
Canton Fair ke-139 Tampilkan Inovasi Robot Layanan di Guangzhou
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Tegaskan Kota Semarang Inklusif, Karnaval Paskah Berikan Panggung Bagi Difabel
Ragam Nusantara 10 jam lalu
Ekspor Durian Beku Indonesia ke China Melesat, Capai Ribuan Ton
Ragam Nusantara 19 jam lalu
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 1 hari lalu
Terkini
Review Ghost in the Cell: Horor Absurd Penuh Kritik Sosial yang Berani
Sinema 11 menit lalu
Ziarah ke Makam Pendahulu, Wali Kota Agustina Tegaskan Komitmen Merawat Jejak Sejarah
Ragam Nusantara 41 menit lalu
Canton Fair ke-139 Tampilkan Inovasi Robot Layanan di Guangzhou
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Tegaskan Kota Semarang Inklusif, Karnaval Paskah Berikan Panggung Bagi Difabel
Ragam Nusantara 10 jam lalu
Ekspor Durian Beku Indonesia ke China Melesat, Capai Ribuan Ton
Ragam Nusantara 19 jam lalu
Xiaomi Hadirkan Robot Vacuum H50 Series di Indonesia, Solusi Bersih Pintar Hingga 15.000Pa
Tekno 20 jam lalu
Mahasiswa UNAIR Tembus ASEAN, Gagas Eduventure untuk Pendidikan Daerah 3T
Ilmu 21 jam lalu
Ford RMA Indonesia Resmi Buka FEC Sunter Guna Perkuat Komitmen Jangka Panjang di Indonesia
Lifestyle 21 jam lalu
Review The Mummy (2026): Horor Gelap yang Brutal, Namun Kurang Membekas
Sinema 22 jam lalu
Review Ustaad Bhagat Singh: Aksi Besar, Eksekusi Kurang Maksimal
Sinema 23 jam lalu
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 1 hari lalu