RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Penangkaran Rusa Timor di Kampus Undip Tembalang, Jadi Pengalaman Ekowisata Edukatif

NYALANUSANTARA, Semarang - Universitas Diponegoro (UNDIP) tidak hanya dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan dan satwa. Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut adalah adanya penangkaran satwa Rusa Timor di lingkungan kampus UNDIP Tembalang.

Tempat ini tidak hanya menjadi lokasi pemeliharaan, pengembangbiakan, dan sarana penelitian satwa, tetapi juga menawarkan pengalaman ekowisata edukatif yang menarik bagi mahasiswa maupun masyarakat umum.

Mengenal Rusa Timor, Satwa Khas Wallace

Rusa Timor, dengan nama latinnya Cervus Timorensis, merupakan salah satu spesies rusa asli Indonesia yang tersebar di wilayah Nusa Tenggara, Sulawesi, hingga Maluku. Dalam klasifikasi fauna Indonesia menurut Wallace, Rusa Timor diberi kode F, yang berarti hewan tersebut termasuk dalam Fauna Peralihan (Fauna Wallace).

Hewan ini dikenal dengan tubuhnya yang ramping, tanduk bercabang pada rusa jantan, serta kemampuannya beradaptasi di berbagai lingkungan. Namun, keberadaannya semakin terancam akibat perburuan liar dan hilangnya habitat alami. Sebagai upaya pelestarian, berbagai upaya konservasi dilakukan. Salah satunya melalui penangkaran Rusa Timor di UNDIP – termasuk konservasi ex-situ (di luar habitat alami).

Penangkaran Rusa Timor di UNDIP mulai dilakukan pada tahun 2014, berawal dari empat ekor rusa atau dua pasang rusa pejantan dan betina yang mulai dikembangbiakkan sebagai bagian dari upaya konservasi. Seiring berjalannya waktu, populasi rusa di penangkaran ini terus berkembang pesat. Dengan pemantauan ketat dan perawatan yang sesuai, jumlahnya sempat mencapai 70 ekor. Namun dinamika alami dalam kelompok satwa liar tetap terjadi.

Beberapa pejantan terlibat dalam perkelahian sengit untuk memperebutkan betina, yang akhirnya mengakibatkan kematian beberapa ekor rusa. Fenomena ini merupakan bagian dari perilaku alami rusa di alam liar maupun di penangkaran.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Holy

Komentar

Baca Juga

Terkini