RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Penangkaran Rusa Timor di Kampus Undip Tembalang, Jadi Pengalaman Ekowisata Edukatif

Hingga Maret 2025, jumlah populasi rusa yang hidup mencapai 60 ekor, tiga diantaranya rusa generasi awal masih bertahan hidup (2 pejantan, 1 betina). Selebihnya, rusa generasi kedua, ketiga hingga keempat. Hal ini menunjukkan keberhasilan program penangkaran dalam meningkatkan populasi Rusa Timor.

Serunya Berkunjung ke Penangkaran Rusa Timor di UNDIP

Bagi pengunjung yang ingin menikmati wisata edukatif di Penangkaran Rusa Timor UNDIP, terdapat beberapa aktivitas menarik yang bisa dilakukan, antara lain: mengamati kehidupan rusa dari dekat, mengenal lebih jauh perilaku serta habitatnya, dan memberi makan rusa.

Menurut pengamat rusa, sekaligus dosen Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) UNDIP, Ir. Daud Samsudewa, S.Pt., M.Si., Ph.D., IPM, pengunjung penangkaran rusa di UNDIP perlu memperhatikan proses konservasi.

“Bukan hanya masyarakat Tembalang yang boleh mengunjungi namun juga masyarakat daerah lain. Namun, menjadi sangat penting untuk pengunjung memperhatikan proses konservasi seperti menjaga ekosistem alami agar tetap berfungsi dengan baik, melindungi dan memperhatikan kesehatan satwa dengan memberi makanan yang diijinkan yaitu sayuran dan rumput,” jelas Daud, Kamis (17/4).

Lebih lanjut Daud menjelaskan, bahwa pengunjung harus menghindari tindakan yang dapat mengancam jiwa satwa, seperti memberi plastik atau buah yang berbiji keras, yang dapat mengakibatkan gangguan pencernaan bahkan dapat menyebabkan kematian karena bahan tersebut tidak dapat dicerna.

“Jangan beraktivitas yang dapat menimbulkan suara keras dan menyebabkan stres pada rusa Timor seperti menyalakan petasan, knalpot brong, dan sebagainya. Pengunjung di larang masuk ke dalam kandang, cukup melakukan aktivitas dari luar kandang,” demikian pesan Daud.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Holy

Komentar

Baca Juga

Terkini