RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Hong Kong dan Kuwait Jalin Kerja Sama Strategis Lewat Perjanjian Investasi Baru

NYALANUSAATARA, JAKARTA- Pemerintah Hong Kong dan Kuwait mengambil langkah besar dalam mempererat hubungan bilateral dengan menandatangani Perjanjian Promosi dan Perlindungan Investasi pada Selasa (13/5). Perjanjian ini dirancang untuk memperkuat perlindungan investasi kedua pihak sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas di sektor ekonomi, budaya, hingga ilmu pengetahuan.

John Lee, Kepala Eksekutif Daerah Administratif Khusus (SAR) Hong Kong, menyebutkan bahwa Kuwait menjadi negara pertama di kawasan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) yang menyepakati dua perjanjian penting dengan Hong Kong: perjanjian investasi dan perjanjian penghindaran pajak berganda komprehensif. Keduanya menjadi pondasi hukum yang kuat untuk memperluas kerja sama perdagangan dan finansial ke depan.

Dalam lawatannya ke Kuwait City pada 14 Mei 2025, John Lee juga bertatap muka langsung dengan pejabat Otoritas Promosi Investasi Langsung Kuwait guna mendiskusikan langkah lanjutan dari kemitraan yang baru terbentuk ini.

Lee menyoroti transformasi ekonomi Kuwait dalam beberapa tahun terakhir, terutama melalui inisiatif Visi Nasional 2035, yang bertujuan menjadikan Kuwait sebagai pusat regional dan global dalam sektor keuangan dan perdagangan. Upaya ini juga mencakup transformasi digital dan pengembangan ekonomi berbasis pengetahuan.

Sebagai kota dengan reputasi global di bidang keuangan dan jasa profesional, Hong Kong dianggap memiliki keunggulan strategis untuk mendukung agenda ambisius Kuwait. Lee menegaskan bahwa potensi kerja sama di bidang keuangan, teknologi digital, inovasi, dan investasi masih sangat luas dan layak dikembangkan lebih lanjut oleh kedua pihak.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Lulu
Sumber: Xinhua

Komentar

Baca Juga

Terkini