Serahkan SK 29 CPNS 2024, Kemenkum Jateng Tekankan soal AKHLAK
Dani - 03 Juni 2025 - RegionalNYALANUSANTARA, Semarang – Kepala Kanwil Kemenkum Jateng Heni Susila Wardoyo, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan 29 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi Tahun Anggaran 2024 kepada para peserta yang lulus seleksi, dalam sebuah kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat di Aula Kantor Wilayah, pada Senin (2/6).
29 CPNS resmi bergabung sebagai bagian dari keluarga besar Kemenkum, khususnya di lingkungan Kantor Wilayah Jawa Tengah. Dalam sambutannya, Heni menyampaikan pesan mendalam yang menekankan pentingnya internalisasi core value ASN “BerAKHLAK”, serta kesiapan mental dan integritas dalam menghadapi dinamika dunia kerja pemerintahan.
“Selama tiga hari ke depan, saya minta semua peserta mengikuti seluruh kegiatan orientasi dengan serius. Mohon dicatat betul materi yang disampaikan. Nantinya akan dijelaskan terkait tugas dan fungsi kantor wilayah, siapa saja pejabatnya, seperti apa kinerjanya, dan unit pelaksana teknis (UPT) apa saja yang ada di lingkungan Kanwil Kemenkum Jateng,” tegas Heni.
Lebih lanjut, Heni menekankan bahwa CPNS adalah tunas-tunas muda yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi. Karenanya, ia menyoroti pentingnya integritas sebagai nilai utama yang harus dimiliki oleh setiap ASN.
“Saya ingin memperkuat apa yang sudah disampaikan oleh Bapak Wakil Menteri dan Bapak Sekjen. Bekerja di organisasi ini tidak cukup hanya pintar secara pengetahuan. Integritas adalah hal yang utama. Komitmen, konsistensi, dan bagaimana implementasi nilai-nilai tersebut akan diuji selama karier kalian. Saya sudah mengabdi selama 37 tahun, dan saya tahu bahwa kewaspadaan, komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi adalah kunci sukses dalam bekerja di pemerintahan,” ujar Heni dengan penuh semangat.
Ia juga mengingatkan bahwa proses seleksi yang telah dilalui para CPNS sangatlah ketat. Oleh karena itu, ia meminta agar mereka menjaga amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan.
“Biasanya, tiga bulan atau satu tahun pertama itu tidak mudah. Hati-hati, karena saat ini kalian masih berstatus CPNS dengan penghasilan 80%. Masa transisi menuju 100% harus dilalui dengan kedewasaan dan kehati-hatian,” imbuhnya.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Holy
Komentar
Baca Juga
DWP Undip Upgrade Iman dan Imun Bersama dr. Zaidul Akbar serta Beri Tali Asih Yatim Piatu
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Kemenkum Jateng Edukasi Hukum bagi Pelajar SMKN 3 Semarang
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Jadi Bagian Even Lari the Ultimate 10K Series, Kota Semarang Targetkan 3.500 Pelari
Ragam Nusantara 4 jam lalu
KAI Wisata Perkuat Sinergi Kolaborasi Layanan Pariwisata dan Digital dengan BTN
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Dari Lahan Tandus ke Pabrik Cerdas, Transformasi Industri Tembaga di Guixi China Timur
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Terkini
DWP Undip Upgrade Iman dan Imun Bersama dr. Zaidul Akbar serta Beri Tali Asih Yatim Piatu
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Kemenkum Jateng Edukasi Hukum bagi Pelajar SMKN 3 Semarang
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Jadi Bagian Even Lari the Ultimate 10K Series, Kota Semarang Targetkan 3.500 Pelari
Ragam Nusantara 4 jam lalu
KAI Wisata Perkuat Sinergi Kolaborasi Layanan Pariwisata dan Digital dengan BTN
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Dari Lahan Tandus ke Pabrik Cerdas, Transformasi Industri Tembaga di Guixi China Timur
Ragam Nusantara 5 jam lalu
SAR Gabungan Evakuasi Mayat di Laut Cilacap
Ragam Nusantara 5 jam lalu
SAR Semarang Pelajari Upaya Penanganan Kecelakaan Mobil Listrik
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Webinar Paramadina Bahas Jejak Peradaban Islam di India dan Tantangan Muslim Minoritas
Ilmu 6 jam lalu
Jamin Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Polda Jateng Siapkan Strategi Aglomerasi Wilayah
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Wakapolda Jateng Tinjau Jalur Mudik Via Udara, Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan Saat Lebaran
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Truk Low Deck Nyangkut di Rel, 10 Perjalanan Kereta di Semarang Terganggu
Ragam Nusantara 9 jam lalu