Wali Kota Semarang Dorong Inovasi OPD untuk Capai Target PAD 2024
Red - 08 Januari 2024 - RegionalNYALANUSANTARA, Semarang - Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengungkapkan bahwa target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Semarang pada tahun 2023 hanya berhasil mencapai 97 persen dari target total sebesar Rp 2,19 triliun.
Dalam konferensi pers di Balai Kota Semarang pada Kamis (4/1/2023), yang akrab disapa Mbak Ita, menyampaikan harapannya agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dapat meningkatkan inovasi guna mencapai target PAD sebesar Rp 2,38 triliun pada tahun 2024.
"Alhamdulillah, tahun 2023 ini kita mencapai 97 persen dari target pendapatan, baik itu dari pajak, retribusi, maupun dana transfer," ujarnya.
Mbak Ita juga mengakui telah melakukan evaluasi terhadap skema penerimaan PAD, khususnya di bidang retribusi. Ia mendorong agar sistem penerimaan retribusi dapat diperbaiki untuk meningkatkan efisiensi.
"Evaluasi dilakukan terutama di retribusi. Meskipun sebagian besar target pajak sudah terpenuhi, kita berharap ada inovasi khususnya di retribusi pada tahun 2024," tambahnya.
Mbak Ita menjelaskan bahwa fokus utama evaluasi adalah pada retribusi sampah dan perdagangan.
Ia menyatakan bahwa sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang belum terdaftar secara resmi di SK PKL menjadi salah satu perhatian. Begitu pula dengan retribusi parkir, baik off street maupun on street, yang perlu diperbarui sistemnya.
Mbak Ita juga menyampaikan bahwa meskipun beberapa item retribusi dihapus, target PAD Kota Semarang pada tahun 2024 tetap mengalami peningkatan.
Beberapa area baru yang akan diretribusi, seperti Museum Kota Lama, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Indriyasari, menyatakan bahwa target pajak daerah pada tahun 2024 telah ditetapkan sebesar Rp 2,38 triliun.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Admin
Komentar
Baca Juga
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Perkuat Mutu Produk, KAI Services Hadirkan Laboratorium Quality Control
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Suharsono Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Dampak Nyata di Masyarakat
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Kerajinan Tangan Naik Daun, Tanda Menguatnya Experience Economy di Tiongkok
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Bawaslu Kota Semarang Tekankan Pentingnya Konsolidasi Demokrasi Perkuat Partisipasi Masyarakat
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Terkini
Ford RMA Indonesia Resmi Buka FEC Sunter Guna Perkuat Komitmen Jangka Panjang di Indonesia
Lifestyle 1 menit lalu
Review The Mummy (2026): Horor Gelap yang Brutal, Namun Kurang Membekas
Sinema 24 menit lalu
Review Ustaad Bhagat Singh: Aksi Besar, Eksekusi Kurang Maksimal
Sinema 1 jam lalu
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Review Bhooth Bangla: Horor Komedi Penuh Nostalgia dan Tawa
Sinema 2 jam lalu
Artotel Group Meluncurkan Praktik Dining Berkelanjutan “REBELLIOUS HUNGER”
Ekbis 3 jam lalu
Bocoran Honor Baterai 11.000mAh: Siap Jadi Raja Daya Tahan?
Tekno 3 jam lalu
Perkuat Mutu Produk, KAI Services Hadirkan Laboratorium Quality Control
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Bocoran Xiaomi 18 Pro: Hadirkan Tombol AI dan Desain Lebih Futuristik
Tekno 4 jam lalu
Pengabdian Tanpa Lelah: Alumnus FK UNDIP Ahli Mata untuk Masyarakat Papua
Ilmu 5 jam lalu
Suharsono Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Dampak Nyata di Masyarakat
Ragam Nusantara 6 jam lalu