RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

IJTI dan AJI Dorong Aparat Tangkap Pelaku Pembacokan Jurnalis di Grobogan

"Kasus ini saya pasrahkan kepada Polri yang sudah profesional menangani perkara tipe atau golongan seperti ini," ungkap Manik singkat.

Sementara itu, pihak keluarga mengaku masih terkejut dengan kejadian yang menimpa Manik. Felek Wahyu Prabowo sebagai kakak korban, menyampaikan bahwa adiknya belum lama kembali dari penugasan di Surabaya.

"Sudah hampir sebulan nggak liputan pasca dari Surabaya. Terakhir liputan itu demo petani Sugihmanik yang minta akses jalan pertanian ke komplek industri," terangnya.

Meski begitu, Felek enggan berspekulasi apakah insiden yang menimpa adiknya berkaitan dengan liputan jurnalistik atau tidak. "Saya tidak berani berpendapat, karena pelakunya belum tertangkap," tukasnya.

Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Semarang, Aris Mulyawan. Peristiwa pembacokan tersebut dinilai tidak hanya membahayakan nyawa, tetapi juga mengancam kebebasan pers di Indonesia.

"Kekerasan yang dialami rekan jurnalis Manik tidak bisa dianggap sebagai peristiwa biasa. Aparat harus segera mengusut tuntas kasus ini," tegasnya.

AJI Kota Semarang menilai jika kasus kekerasan terhadap jurnalis seperti ini dibiarkan, Maka dikhawatirkan akan menciptakan rasa takut di kalangan pewarta.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Holy

Komentar

Baca Juga

Terkini