RAGAM NUSANTARA

ILMU

JELAJAH

Tewas Tak Wajar, Mahasiswa FH Unnes Iko ternyata Berprestasi di Akademik

NYALANUSANTARA, Semarang – Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang atau FH Unnes Iko Juliant Junior dikabarkan tewas secara tak wajar.

Di tubuh korban terdapat luka lebam dan Ketika kritis di rumah sakit, ia sempat mengigau “ampun pak, jangan pukuli saya lagi”. Sontak hal ini membuat ramai, sebab, korban sebelum meninggal pada 31 Agustus 2025 sempat pamit ke orang tuanya hendak menjemput temannya yang ditahan Polda Jateng karena demo.

Polisi menyebut korban meninggal karena kecelakaan lalu lintas. Terlepas dari itu, korban ternyata mahasiswa berprestasi di bidang akademik di Unnes. Hal ini Nampak dari indeks prestasi komulatif atau IPK.

“Iko adalah mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Angkatan 2024 yang memiliki prestasi akademik membanggakan dibuktikan dengan IPK yang diperolehnya pada semester 1 dan 2. IPK semester 1 yakni 3.59, lalu semester dua IPKnya 3.18,” kata kepala Humas Unnes Rahmat Petuguran, Rabu (3/9).

Pimpinan UNNES, kata dia, menerima informasi tentang wafatnya Iko pada hari Minggu (31/8) malam sekitar pukul 18.30 WIB. Pimpinan UNNES yang diwakili Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Hukum, bersama sejumlah dosen, dan mahasiswa langsung bertakziah ke rumah duka dan bertemu dengan kedua orang tua Ananda Iko.

“UNNES menyampaikan bela sungkawa yang mendalam. Semoga Iko Juliant Junior berpulang dengan damai, diterima segala amal ibadahnya, dan diampuni segala dosanya. Dalam upacara pelepasan jenazah Ananda Iko ke pemakaman pada Senin, 1 September 2025 sekitar pukul 10.00 WIB, pimpinan UNNES yang diwakili Wakil Dekan Bidang  Riset, Bisnis, dan Kerja Sama Fakultas Hukum, dosen, dan sejumlah mahasiswa juga turut hadir,” terangnya.

Ia pun mengajak seluruh civitas akademika Unnes menghormati Keputusan apa pun yang akan diambil pihak keluarga almarhum. Keluarga almarhum sendiri hingga saat ini belum mengambil Keputusan.


IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS


Editor: Holy

Komentar

Baca Juga

Terkini