SINOPSIS Pesugihan Sate Gagak: Horor, Tawa, dan Kritik Sosial dalam Satu Sajian
Karso Aji - 27 Oktober 2025 - SinemaFilm Pesugihan Sate Gagak siap mengguncang bioskop Indonesia mulai 13 November 2025. Diproduksi oleh Cahaya Pictures dan Base Entertainment, film ini menyajikan kombinasi unik antara teror mistis dan komedi absurd khas para komika tanah air. Dengan gaya bercerita ringan namun sarat makna, film ini menjanjikan hiburan yang mengocok perut sekaligus membuat bulu kuduk merinding.
Tiga Sahabat dan Bisnis Sate untuk Makhluk Gaib
Cerita berfokus pada tiga sahabat: Anto (Ardit Erwandha), Dimas (Yono Bakrie), dan Indra (Benedictus Siregar), yang sedang dililit masalah keuangan. Anto butuh Rp150 juta untuk mahar pernikahan, Dimas ingin viral dengan konten horor, dan Indra terjerat utang pinjaman online. Dalam keputusasaan, mereka menemukan buku mantra kuno peninggalan kakek Indra dan memutuskan membuka bisnis sate dari daging gagak—namun bukan untuk manusia, melainkan untuk para demit seperti pocong, kuntilanak, dan genderuwo.
Awalnya bisnis ini sukses besar. Para makhluk halus menjadi pelanggan tetap dan membayar dengan “uang gaib”. Namun, keserakahan para hantu membuat situasi berubah kacau. Dunia manusia dan alam gaib mulai bercampur, menghadirkan kekacauan dan teror yang tak lagi bisa dikendalikan.
Humor, Teror, dan Improvisasi Spontan
Dalam trailer berdurasi dua menit, penonton disuguhi adegan kocak sekaligus menyeramkan: pocong dan genderuwo antre membeli sate, sementara trio sahabat berdebat soal cara memuaskan pelanggan supranatural. Ide cerita yang terinspirasi dari fenomena pesugihan modern dikemas dengan gaya satir oleh penulis Nuugro Agung, yang menyebut film ini sebagai “cermin bagi orang yang ingin cepat kaya tanpa usaha.”
Disutradarai oleh Etienne Caesar dan Dono Pradana, film ini menonjolkan improvisasi para komika seperti Nunung, Arief Didu, Ence Bagus, dan Yoriko Angeline. Menurut Dono, banyak adegan lucu muncul secara spontan di lokasi syuting, membuat film terasa hidup dan natural.
Pesan Moral di Balik Tawa
Meski dibalut humor, Pesugihan Sate Gagak menyimpan kritik sosial tajam tentang obsesi masyarakat terhadap kekayaan instan. Produser Aoura Lovenson menegaskan, “Film ini bukan sekadar hiburan, tapi refleksi bahwa setiap jalan pintas punya harga mahal.”
Dengan visual modern, komedi segar, dan pesan moral relevan, Pesugihan Sate Gagak berpotensi menjadi film horor komedi viral 2025. Bagi penonton yang ingin merasakan sensasi ngakak sekaligus merinding, film ini bisa disaksikan di seluruh bioskop Indonesia mulai 13 November 2025.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
ULASAN Setan Alas!, Horor Meta yang Berani Mainkan Klise Film Seram
Sinema 1 hari lalu
ULASAN Good Luck, Have Fun, Don’t Die, Sci-Fi Satir tentang Ancaman AI dan Perjalanan Waktu
Sinema 1 hari lalu
REVIEW Palestine 36, Film Sejarah Palestina yang Menggugah Tayang di Bioskop Indonesia
Sinema 1 hari lalu
Review Film Project Y: Aksi Neo-Noir Han So Hee dan Jeon Jong Seo yang Stylish, Tapi Ceritanya Kurang Menggigit
Sinema 2 hari lalu
SINOPSIS Number One, Tampilkan Drama Emosional tentang Angka Misterius dan Hubungan Ibu-Anak
Sinema 2 hari lalu
Terkini
DWP Undip Upgrade Iman dan Imun Bersama dr. Zaidul Akbar serta Beri Tali Asih Yatim Piatu
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Kemenkum Jateng Edukasi Hukum bagi Pelajar SMKN 3 Semarang
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Jadi Bagian Even Lari the Ultimate 10K Series, Kota Semarang Targetkan 3.500 Pelari
Ragam Nusantara 5 jam lalu
KAI Wisata Perkuat Sinergi Kolaborasi Layanan Pariwisata dan Digital dengan BTN
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Dari Lahan Tandus ke Pabrik Cerdas, Transformasi Industri Tembaga di Guixi China Timur
Ragam Nusantara 5 jam lalu
SAR Gabungan Evakuasi Mayat di Laut Cilacap
Ragam Nusantara 6 jam lalu
SAR Semarang Pelajari Upaya Penanganan Kecelakaan Mobil Listrik
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Webinar Paramadina Bahas Jejak Peradaban Islam di India dan Tantangan Muslim Minoritas
Ilmu 7 jam lalu
Jamin Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Polda Jateng Siapkan Strategi Aglomerasi Wilayah
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Wakapolda Jateng Tinjau Jalur Mudik Via Udara, Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan Saat Lebaran
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Truk Low Deck Nyangkut di Rel, 10 Perjalanan Kereta di Semarang Terganggu
Ragam Nusantara 10 jam lalu