REVIEW Pesugihan Sate Gagak”: Horor Komedi Segar yang Menyentuh dan Menggelitik
PANJI PRATAMA PUTRA - 15 November 2025 - SinemaPesugihan Sate Gagak hadir membawa angin segar di tengah maraknya film horor lokal yang biasanya menekankan suasana kelam dan teror. Diproduksi oleh Cahaya Pictures dan BASE Entertainment, film ini memadukan unsur mistis dengan komedi yang cerdas, menghasilkan tontonan yang tidak hanya menegangkan, tetapi juga mengocok perut.
Disutradarai oleh Etienne Caesar dan Dono Pradana, film ini mengikuti kisah tiga sahabat—Anto (Ardit Erwandha), Dimas (Yono Bakrie), dan Indra (Benidictus Siregar)—yang hidupnya penuh tekanan. Mulai dari utang, gagal soal percintaan, hingga himpitan ekonomi, semuanya membuat mereka nekat mencoba pesugihan setelah menemukan buku mantra milik kakek Indra. Namun keberuntungan tidak berpihak; alih-alih kaya raya, mereka justru berurusan dengan makhluk gaib yang kecanduan sate gagak buatan mereka. Kekacauan demi kekacauan pun bermunculan, memunculkan humor absurd yang penuh sindiran sosial tentang ambisi dan beban hidup manusia modern.
Chemistry antara Ardit, Yono, dan Beni menjadi salah satu kekuatan terbesar film ini. Karakter mereka tampil alami, penuh improvisasi khas komika, dan berhasil menghadirkan tawa yang tulus. Kehadiran Nunung, Arief Didu, hingga Firza Valaza turut memperkaya dinamika cerita, terutama pada adegan ritual pesugihan yang justru berubah menjadi momen komedi tak terduga.
Meski dibalut komedi horor, film ini mengangkat pesan moral yang menyentuh. Cerita tentang persahabatan, perjuangan hidup, dan pentingnya dukungan keluarga menjadi inti yang memperkuat emosinya. Beni dan Yono bahkan mengaku menemukan bagian dari perjalanan hidup mereka sendiri dalam karakter yang mereka perankan—mulai dari kerasnya merantau di Jakarta hingga jatuh bangunnya karier dari bawah.
Secara teknis, Pesugihan Sate Gagak memanfaatkan latar Jakarta secara efektif, memberikan nuansa yang dekat dengan keseharian penonton. Etienne Caesar dan Dono Pradana berhasil menyeimbangkan elemen horor, drama, dan komedi dengan ritme yang pas, menjadikannya ringan namun tetap bermakna.
Pada akhirnya, Pesugihan Sate Gagak bukan sekadar film lucu berisi lelucon nyeleneh. Ia menawarkan kritik sosial yang relevan, dibalut dalam cerita hangat tentang arti kebersamaan. Tontonan ini membuat penonton tertawa selama menonton, tetapi pulang membawa banyak renungan tentang hidup.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
ULASAN Setan Alas!, Horor Meta yang Berani Mainkan Klise Film Seram
Sinema 23 jam lalu
ULASAN Good Luck, Have Fun, Don’t Die, Sci-Fi Satir tentang Ancaman AI dan Perjalanan Waktu
Sinema 1 hari lalu
REVIEW Palestine 36, Film Sejarah Palestina yang Menggugah Tayang di Bioskop Indonesia
Sinema 1 hari lalu
Review Film Project Y: Aksi Neo-Noir Han So Hee dan Jeon Jong Seo yang Stylish, Tapi Ceritanya Kurang Menggigit
Sinema 2 hari lalu
SINOPSIS Number One, Tampilkan Drama Emosional tentang Angka Misterius dan Hubungan Ibu-Anak
Sinema 2 hari lalu
Terkini
Kemenkum Jateng Edukasi Hukum bagi Pelajar SMKN 3 Semarang
Ragam Nusantara 28 menit lalu
Jadi Bagian Even Lari the Ultimate 10K Series, Kota Semarang Targetkan 3.500 Pelari
Ragam Nusantara 58 menit lalu
KAI Wisata Perkuat Sinergi Kolaborasi Layanan Pariwisata dan Digital dengan BTN
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Dari Lahan Tandus ke Pabrik Cerdas, Transformasi Industri Tembaga di Guixi China Timur
Ragam Nusantara 1 jam lalu
SAR Gabungan Evakuasi Mayat di Laut Cilacap
Ragam Nusantara 2 jam lalu
SAR Semarang Pelajari Upaya Penanganan Kecelakaan Mobil Listrik
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Webinar Paramadina Bahas Jejak Peradaban Islam di India dan Tantangan Muslim Minoritas
Ilmu 3 jam lalu
Jamin Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Polda Jateng Siapkan Strategi Aglomerasi Wilayah
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Wakapolda Jateng Tinjau Jalur Mudik Via Udara, Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan Saat Lebaran
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Truk Low Deck Nyangkut di Rel, 10 Perjalanan Kereta di Semarang Terganggu
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Operasi SAR Ditutup, Dua Penambang Pasir Gunung Merapi di Magelang Belum Ditemukan
Ragam Nusantara 7 jam lalu