ULASAN All That’s Left of You: Luka Kolektif Palestina dalam Bentangan Waktu
Karso Aji - 04 Desember 2025 - SinemaAll That’s Left of You dibuka dengan sebuah dialog yang langsung menusuk: Hanan—diperankan oleh Cherien Dabis yang sekaligus bertindak sebagai sutradara dan penulis—menatap kamera dan berkata, “Mungkin kamu tak terlalu peduli, tapi aku akan bercerita tentang anakku.” Kalimat itu tajam, menghantam batas antara film dan penonton, seolah menegur mereka yang menikmati kenyamanan kursi bioskop sementara penderitaan rakyat Palestina berlangsung tanpa henti. Lewat cara itu, film menegaskan satu hal: sudah seharusnya kita peduli.
Cerita berpusat pada Noor (Muhammad Abed Elrahman), putra Hanan, seorang remaja penuh semangat yang pada tahun 1988 berani berdiri di garis depan untuk mengutuk penjajahan Israel. Namun untuk memahami motivasinya, film mengajak penonton mundur jauh ke tahun 1948, masa ketika kakeknya, Sharif (Adam Bakri), masih tinggal di Jaffa dan mengelola kebun jeruk keluarga. Pada masa itu, Palestina digambarkan indah, subur, dan makmur—kontras tajam dengan kondisi hari ini setelah kehancuran yang dibawa zionisme.
Sharif adalah sosok yang bersikeras melawan pendudukan Israel, bahkan memilih tetap tinggal mempertahankan rumahnya saat perang berkobar, sementara keluarganya mengungsi ke Tepi Barat. Kisah kemudian bergerak menyusuri tahun-tahun berikutnya, memperlihatkan degradasi Palestina bersamaan dengan perpecahan yang muncul di dalam satu keluarga.
Pada tahun 1978, Sharif yang sudah tua—diperankan dengan kuat oleh Mohammad Bakri, ayah dari Adam Bakri—mulai mengalami alzheimer. Sementara itu, anaknya Salim (Saleh Bakri), seorang guru, mengambil posisi yang lebih aman dengan memilih tidak melawan Israel. Keputusan ini mengecewakan Noor kecil (Sanad Alkabareti) yang tumbuh dengan kesadaran bahwa tanah kelahirannya semakin dicuri sedikit demi sedikit.
Cherien Dabis tidak sekadar menyusun kisah keluarga; ia merentangkan ceritanya sepanjang puluhan tahun untuk memperlihatkan pola kolonialisme Israel yang tak pernah berhenti. Ibarat seseorang yang “diberi hati lalu meminta seluruh tubuh,” Israel terus mencaplok wilayah sedikit demi sedikit, mengubah aturan sekehendak hati—mulai dari jam malam di Tepi Barat yang berubah sesuka mereka hingga kontrol penuh atas kehidupan sehari-hari warga Palestina.
Melalui penceritaan intim dan historis ini, All That’s Left of You bukan hanya film; ia menjadi arsip luka, peringatan, dan kesaksian panjang tentang perjuangan rakyat Palestina yang terus berlangsung hingga hari ini.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
ULASAN Sebelum Dijemput Nenek, Ketika Hantu Tak Lagi Menakutkan: Komedi Absurd di Balik
Sinema 19 jam lalu
SINOPSIS Return to Silent Hill Siap Menghantui Bioskop Indonesia Mulai 28 Januari 2026
Sinema 20 jam lalu
ULASAN Border 2: Sekuel Sarat Nostalgia tentang Keberanian, Persaudaraan, dan Pengorbanan
Sinema 2 hari lalu
ULASAN Sengkolo: Petaka Satu Suro – Horor Jawa yang Lebih Gelap, Emosional, dan Brutal
Sinema 2 hari lalu
ULASAN Primate: Horor Ringkas dengan Teror Sederhana yang Efektif
Sinema 2 hari lalu
Terkini
Vivo X200T Resmi Meluncur di India, Andalkan Kamera Zeiss dan Baterai Jumbo 6.200mAh
Tekno 27 menit lalu
Tim Trauma Healing Polres Purbalingga Ajak Anak Mengaji, Bagikan Sarung dan Kopiah
Ragam Nusantara 31 menit lalu
Mohanlal Umumkan Film Baru L367, Kembali Berkolaborasi dengan Sutradara Vishnu Mohan
Lifestyle 34 menit lalu
Fakultas Hukum Unwahas Semarang Jalin Kerjasama dengan BTU Thailand
Ilmu 1 jam lalu
Ranbir Kapoor Pastikan Animal Park Baru Mulai Syuting pada 2027
Lifestyle 1 jam lalu
Lapas Semarang Dorong Napi Produksi Kopi Sachet
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Viral Diserang RPG dan Senapan, Land Cruiser Wali Kota di Filipina Tetap Utuh
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Dari Konten Parodi ke Bisnis Global, Khaby Lame Raih Kesepakatan Rp15,1 Triliun
Lifestyle 3 jam lalu
Persijap Jepara Banyak Datangkan Pemain Berpengalaman dari ISL
Sport 5 jam lalu
Diplomasi Prabowo Dari Menhan Hingga Presiden, Tetap Konsistensi Membela Kedaulatan Palestina
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Pemkot Semarang Tambal Jalan Berlubang di Sejumlah Ruas Jalan
Ragam Nusantara 6 jam lalu