ULASAN Selepas Tahlil: Horor yang Serius Tapi Kurang Menggigit
Karso Aji - 12 Juli 2025 - SinemaTidak ada hal yang benar-benar memalukan dalam Selepas Tahlil, adaptasi dari salah satu cerita siniar Lentera Malam. Namun film ini malah jatuh pada dosa yang sering dilakukan horor lokal: monoton dan kurang variasi. Ia mengulang pola lama—kisah tentang perjanjian dengan setan, kematian yang tak wajar, dan suasana duka di tengah ritual tahlilan—semuanya dibungkus dalam pendekatan yang Jawa-sentris dan kental nuansa Islam, tanpa banyak penyegaran.
Kisah berpusat pada Saras (Aghniny Haque) dan Yudhis (Bastian Steel) yang ingin memakamkan ayah mereka, Hadi (Epy Kusnandar), tetapi dihantui oleh gangguan supranatural. Di tengah tahlilan, jasad Hadi tiba-tiba bangkit dan menyampaikan ancaman maut terhadap keluarganya. Adegan seperti ini sudah terlalu sering diulang dalam horor Indonesia, hingga kehilangan daya kejut.
Konflik utama muncul dari wasiat Hadi yang ingin dimakamkan di kampung halaman, bertabrakan dengan keinginan Saras yang ingin tetap dekat dengan sang ayah. Naskah karya Husein M. Atmodjo tampak ingin mengangkat tema penolakan atas kehilangan, namun hanya menyentuh permukaan. Penampilan Aghniny tetap intens dan penuh emosi, namun tidak cukup untuk menambal naskah yang dangkal dan cenderung repetitif—apalagi saat adegan tahlilan diulang tanpa variasi berarti.
Meski demikian, niat untuk membuat horor serius terasa. Adriano Rudiman selaku sutradara cukup cermat menjaga ritme agar filmnya tidak terlalu terburu-buru ataupun stagnan. Ia juga menahan diri untuk tidak sekadar menyajikan parade penampakan. Sayangnya, semua itu tidak cukup. Ketika cerita dan tensi tidak dibangun dengan kuat, hasil akhirnya adalah film yang terasa ingin bicara banyak, tapi tidak benar-benar menyampaikan apa-apa.
Kengerian pun terasa tumpul. Sejak adegan pembuka, film gagal menciptakan atmosfer yang menyeramkan. Padahal, pembukaan adalah momen krusial untuk memancing ketertarikan penonton. Ketika klimaksnya hanya berisi adegan rukiah yang datar dan tak menawarkan kejutan, film ini semakin kehilangan daya cengkeram.
Selepas Tahlil memang dikerjakan dengan niat baik dan kemasan teknis yang layak, tapi sayangnya tidak dibarengi dengan narasi yang segar ataupun teror yang menggigit. Sebuah horor yang sungguh-sungguh, namun kehilangan nyawa di inti ceritanya.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
ULASAN Setan Alas!, Horor Meta yang Berani Mainkan Klise Film Seram
Sinema 1 hari lalu
ULASAN Good Luck, Have Fun, Don’t Die, Sci-Fi Satir tentang Ancaman AI dan Perjalanan Waktu
Sinema 1 hari lalu
REVIEW Palestine 36, Film Sejarah Palestina yang Menggugah Tayang di Bioskop Indonesia
Sinema 1 hari lalu
Review Film Project Y: Aksi Neo-Noir Han So Hee dan Jeon Jong Seo yang Stylish, Tapi Ceritanya Kurang Menggigit
Sinema 2 hari lalu
SINOPSIS Number One, Tampilkan Drama Emosional tentang Angka Misterius dan Hubungan Ibu-Anak
Sinema 2 hari lalu
Terkini
DWP Undip Upgrade Iman dan Imun Bersama dr. Zaidul Akbar serta Beri Tali Asih Yatim Piatu
Ragam Nusantara 7 jam lalu
Kemenkum Jateng Edukasi Hukum bagi Pelajar SMKN 3 Semarang
Ragam Nusantara 8 jam lalu
Jadi Bagian Even Lari the Ultimate 10K Series, Kota Semarang Targetkan 3.500 Pelari
Ragam Nusantara 8 jam lalu
KAI Wisata Perkuat Sinergi Kolaborasi Layanan Pariwisata dan Digital dengan BTN
Ragam Nusantara 9 jam lalu
Dari Lahan Tandus ke Pabrik Cerdas, Transformasi Industri Tembaga di Guixi China Timur
Ragam Nusantara 9 jam lalu
SAR Gabungan Evakuasi Mayat di Laut Cilacap
Ragam Nusantara 10 jam lalu
SAR Semarang Pelajari Upaya Penanganan Kecelakaan Mobil Listrik
Ragam Nusantara 11 jam lalu
Webinar Paramadina Bahas Jejak Peradaban Islam di India dan Tantangan Muslim Minoritas
Ilmu 11 jam lalu
Jamin Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Polda Jateng Siapkan Strategi Aglomerasi Wilayah
Ragam Nusantara 12 jam lalu
Wakapolda Jateng Tinjau Jalur Mudik Via Udara, Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan Saat Lebaran
Ragam Nusantara 13 jam lalu
Truk Low Deck Nyangkut di Rel, 10 Perjalanan Kereta di Semarang Terganggu
Ragam Nusantara 14 jam lalu