Indra Sjafri: Tim U-22 Saat Ini Berbeda, Kekalahan dari Mali Jadi Pelajaran Menuju SEA Games
Karso Aji - 16 November 2025 - SportNYALANUSANTARA, BANDUNG- Pelatih Timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri, menegaskan bahwa tim yang kini ia tangani tidak bisa disamakan dengan skuad Garuda Muda sebelumnya yang dilatih Gerald Vanenburg. Pernyataan ini ia sampaikan setelah Indonesia kalah 0-3 dari Mali U-22 dalam laga uji coba di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu.
Kekalahan tersebut membuat Indonesia U-22 racikan Indra belum pernah menang dalam tiga laga uji coba dan hanya mampu mencetak dua gol. “Tentu saja tim ini berbeda dengan tim yang kemarin,” ujar Indra usai pertandingan.
Sebelumnya, tim asuhan Vanenburg—yang sebagian pemainnya juga dipakai Indra saat ini—mengalami hasil kurang memuaskan di dua ajang: Piala AFF U-23 dan Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Kedua tim ini memiliki kesamaan: sama-sama kesulitan mencetak gol.
Jika skuad Indra baru menorehkan dua gol dari tiga laga, tim Vanenburg bahkan gagal mencetak gol di empat dari delapan pertandingan, termasuk saat kalah 0-1 dari Vietnam pada final Piala AFF U-23. Tumpulnya lini depan juga menjadi penyebab Indonesia tersingkir di Kualifikasi Piala Asia U-23 usai kesulitan melawan Laos dan Korea Selatan.
Indra menjelaskan bahwa komposisi pemain saat ini berbeda, terutama karena masuknya beberapa pemain yang berkarier di luar negeri seperti Ivar Jenner dan Mauro Zijlstra. Karena itu, ia menilai performa di ajang sebelumnya tidak bisa dijadikan tolok ukur.
Ia juga menyebut kualitas lawan di SEA Games nanti tidak setinggi tim-tim yang mereka hadapi dalam uji coba seperti Mali. “Yang penting, dari lawan-lawan kuat ini, ada hal yang responsnya kurang tepat dari kami dan harus diperbaiki,” ujarnya.
Menurut Indra, produktivitas menjadi salah satu fokus evaluasi, terutama karena beberapa peluang tidak bisa dikonversi menjadi gol. Meski kalah telak, ia menilai kekalahan adalah pembelajaran berharga bagi tim menjelang SEA Games 2025 di Thailand.
Indra optimistis performa Garuda Muda akan meningkat pada SEA Games, apalagi jika nantinya bisa diperkuat tiga pemain abroad: Ivar Jenner, Mauro Zijlstra, dan Marselino Ferdinan yang belum bergabung dalam pemusatan latihan.
Ketika ditanya berapa persen pemain dalam laga ini yang layak masuk skuad final, Indra menyebut sekitar 80–90 persen dari pemain yang tampil—terutama sebelas starter—memiliki peluang besar untuk masuk daftar akhir.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
Joao Pedro Sebut Musim Debutnya di Chelsea “Spesial”, Ingin Terus Berkembang
Sport 17 jam lalu
Gol Injury Time Marusic Bawa Lazio Menang Dramatis 2-1 atas Sassuolo
Sport 19 jam lalu
Kritik Wasit Usai Laga vs Tottenham, Rodri Didenda Rp1,6 Miliar oleh FA
Sport 19 jam lalu
Arsenal Makin Kokoh di Puncak Klasemen Liga Inggris
Sport 1 hari lalu
Jalani Ramadan di Indonesia, Rahmatsho Rahmatzoda: Saya Jatuh Cinta Negeri Ini
Sport 1 hari lalu
Terkini
SAR Semarang Pelajari Upaya Penanganan Kecelakaan Mobil Listrik
Ragam Nusantara 48 menit lalu
Webinar Paramadina Bahas Jejak Peradaban Islam di India dan Tantangan Muslim Minoritas
Ilmu 49 menit lalu
Jamin Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Polda Jateng Siapkan Strategi Aglomerasi Wilayah
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Wakapolda Jateng Tinjau Jalur Mudik Via Udara, Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan Saat Lebaran
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Truk Low Deck Nyangkut di Rel, 10 Perjalanan Kereta di Semarang Terganggu
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Operasi SAR Ditutup, Dua Penambang Pasir Gunung Merapi di Magelang Belum Ditemukan
Ragam Nusantara 4 jam lalu
KBRI Beijing Gelar Buka Puasa Bersama di Changsha, Perkuat Pertukaran Masyarakat Indonesia–China
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Pastikan Operasional Angleb 2026 Berjalan Maksimal, Direksi KAI Services Cek Kesiapan Operasional
Ragam Nusantara 5 jam lalu
Cegah Pelanggaran Kekayaan Intelektual, Kemenkum Jateng Ajak Sinergi Lintas Sektor
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Perkuat Pertukaran Akademik Bertaraf Internasional, UPGRIS Jalin Kerjasama dengan Universitas di Nigeria
Ilmu 7 jam lalu
Lapas Semarang Berikan Bansos dan Ajak Buka Bersama Keluarga Napi
Ragam Nusantara 8 jam lalu