Langgar Aturan Kick-Off, Manchester City Didenda Rp21 Miliar oleh Premier League
Karso Aji - 20 Juni 2025 - SportNYALANUSANTARA, MANCHESTER- Klub raksasa Liga Inggris, Manchester City, kembali dijatuhi sanksi oleh Premier League akibat sembilan pelanggaran keterlambatan kick-off dan restart pertandingan sepanjang musim lalu. Total denda yang harus dibayar klub asuhan Pep Guardiola tersebut mencapai 1,08 juta poundsterling, atau sekitar Rp21 miliar.
Ini bukan kali pertama City melanggar aturan serupa. Pada musim sebelumnya, klub ini telah dikenakan denda sebesar 2 juta poundsterling (sekitar Rp38 miliar) atas pelanggaran sejenis.
Pentingnya Kepatuhan Jadwal dalam Kompetisi
Dalam keterangan resminya, Premier League menegaskan bahwa aturan terkait waktu kick-off dan restart dibuat demi menjaga standar profesionalisme liga serta memastikan kepastian waktu bagi penonton dan penyiar.
“Aturan ini sangat penting agar setiap laga Premier League bisa tayang sesuai jadwal dan menjamin kenyamanan semua pihak,” tulis pernyataan Premier League.
Manchester City menerima keputusan tersebut dan telah menyampaikan permintaan maaf. Pihak klub menyatakan telah memberikan pengingat kepada pemain dan staf untuk mematuhi regulasi liga secara lebih disiplin.
Rincian Pertandingan yang Melanggar
Pelanggaran waktu ini terjadi dalam sembilan pertandingan, yang mencakup enam laga kandang dan tiga laga tandang, yaitu:
Laga kandang:
Southampton
Tottenham Hotspur
Nottingham Forest
Manchester United
West Ham United
Newcastle United
Laga tandang:
Crystal Palace
Aston Villa
Ipswich Town
Dua laga dengan keterlambatan terparah terjadi saat menghadapi West Ham dan Ipswich Town, di mana pertandingan mengalami penundaan selama 2 menit 22 detik sebelum kembali dimulai.
Investigasi Terpisah: Kasus Dugaan Pelanggaran FFP
Selain sanksi ini, Manchester City juga masih dalam proses penyelidikan atas 115 dugaan pelanggaran Financial Fair Play (FFP) yang mencakup periode 2009 hingga musim 2022–2023. Hingga kini, pihak Premier League belum memberikan kepastian soal waktu pengambilan keputusan.
Manchester City secara konsisten membantah telah melakukan pelanggaran dalam kasus FFP tersebut.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Lulu
Komentar
Baca Juga
Joao Pedro Sebut Musim Debutnya di Chelsea “Spesial”, Ingin Terus Berkembang
Sport 18 jam lalu
Gol Injury Time Marusic Bawa Lazio Menang Dramatis 2-1 atas Sassuolo
Sport 20 jam lalu
Kritik Wasit Usai Laga vs Tottenham, Rodri Didenda Rp1,6 Miliar oleh FA
Sport 20 jam lalu
Arsenal Makin Kokoh di Puncak Klasemen Liga Inggris
Sport 1 hari lalu
Jalani Ramadan di Indonesia, Rahmatsho Rahmatzoda: Saya Jatuh Cinta Negeri Ini
Sport 1 hari lalu
Terkini
Dari Lahan Tandus ke Pabrik Cerdas, Transformasi Industri Tembaga di Guixi China Timur
Ragam Nusantara 9 menit lalu
SAR Gabungan Evakuasi Mayat di Laut Cilacap
Ragam Nusantara 58 menit lalu
SAR Semarang Pelajari Upaya Penanganan Kecelakaan Mobil Listrik
Ragam Nusantara 1 jam lalu
Webinar Paramadina Bahas Jejak Peradaban Islam di India dan Tantangan Muslim Minoritas
Ilmu 1 jam lalu
Jamin Kelancaran Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Polda Jateng Siapkan Strategi Aglomerasi Wilayah
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Wakapolda Jateng Tinjau Jalur Mudik Via Udara, Siapkan Strategi Antisipasi Kemacetan Saat Lebaran
Ragam Nusantara 3 jam lalu
Truk Low Deck Nyangkut di Rel, 10 Perjalanan Kereta di Semarang Terganggu
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Operasi SAR Ditutup, Dua Penambang Pasir Gunung Merapi di Magelang Belum Ditemukan
Ragam Nusantara 5 jam lalu
KBRI Beijing Gelar Buka Puasa Bersama di Changsha, Perkuat Pertukaran Masyarakat Indonesia–China
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Pastikan Operasional Angleb 2026 Berjalan Maksimal, Direksi KAI Services Cek Kesiapan Operasional
Ragam Nusantara 6 jam lalu
Cegah Pelanggaran Kekayaan Intelektual, Kemenkum Jateng Ajak Sinergi Lintas Sektor
Ragam Nusantara 7 jam lalu