Kolaborasi Cetta dan Zicare Lahirkan Fitur Canggih Berbasis AI Pertama di Indonesia untuk Layanan EMR
Fatih Tarusbawa - 03 Juli 2024 - TeknoNYALANUSANTARA, Jakarta- Perusahaan penyedia layanan IT dan pengembang perangkat lunak terkemuka di Indonesia, Cetta (PT. Cetta Trans Digital), mengumumkan kerja samanya dengan Zicare, platform digitalisasi layanan rumah sakit terdepan di Indonesia.
Kerja sama itu berfokus pada pengembangan perangkat lunak EMR (Electronic Medical Records) berbasis teknologi AI untuk fitur-fitur terbaru layanan EMR Zi.Care.
Cetta melakukan kerjasama itu sejalan dengan besarnya potensi dari Zi.Care untuk meningkatkan portfolio sekaligus pendapatan Cetta.
Sufi Yusof, selaku VP Product & Business Development Cetta mengatakan pihaknya optimis langkah itu akan membuka banyak peluang baru dalam pengembangan bisnis Cetta dan Zi.Care. "Teknologi yang kami bawa tentunya akan semakin mendukung lahirnya produk-produk berbasis AI yang penting bagi dunia kesehatan di Indonesia,” ucapnya.
Fitur terbaru dari Zi.Care Assistant itu merupakan teknologi EMR berbasis AI pertama yang akan diterapkan di Indonesia. Fitur ini akan memudahkan dokter dalam membuat diagnosis dan menginputnya ke dalam sistem yang terhubung dengan departemen penunjang medis terkait di rumah sakit.
“Kami menyadari krusialnya tugas dokter dalam menegakkan diagnosa, sehingga penting bagi kami untuk memastikan agar para dokter dapat berfokus pada hal tersebut. Misalnya, pada salah satu fitur yang tengah dikembangkan oleh Zi.Care dan Cetta, dokter tidak lagi perlu mengisi terlalu banyak kolom pada sistem EMR. Design UI kami nantinya akan jauh lebih simple namun semakin canggih. Se-simple menulis pada selembar kertas, kemudian teknologi AI terintegrasi kami yang akan membantu mengorganisirnya. Pengembangan fitur ini juga akan langsung terhubung dengan SATUSEHAT,” ungkap Jessy Abdurrahman, CEO Zi.Care.
Teknologi AI kolaborasi dengan Cetta itu akan dapat diadopsi oleh dokter dan rumah sakit pada Agustus 2024. Cetta berharap perkembangan teknologi AI Generatif di bidang kesehatan semacam ini akan berkontribusi terhadap kemajuan peningkatan layanan kesehatan di Indonesia, sejalan dengan cetak biru Pemerintah Indonesia untuk transformasi digital dan inisiatif visi Indonesia digital tahun 2045.
IKUTI BERITA NYALANUSANTARA.COM SELENGKAPNYA DI GOOGLE NEWS
Editor: Redaksi
Komentar
Baca Juga
Bocoran Honor Baterai 11.000mAh: Siap Jadi Raja Daya Tahan?
Tekno 1 jam lalu
Bocoran Xiaomi 18 Pro: Hadirkan Tombol AI dan Desain Lebih Futuristik
Tekno 2 jam lalu
Produksi iPhone Lipat Apple Dikabarkan Mundur, Peluncuran Terancam Terbatas
Tekno 2 hari lalu
Oppo F33 Pro Muncul di Google Play Console, Usung Dimensity 6100+ dan Baterai 7.000mAh
Tekno 2 hari lalu
Xiaomi Rilis Redmi R70 5G dan R70m 5G, Bawa Layar Besar dan Baterai Jumbo
Tekno 2 hari lalu
Terkini
Nyalakan Nasionalisme, Merah Putih Sepanjang 100 Meter Terbentang di Karnaval Paskah Kota Semarang
Ragam Nusantara 11 menit lalu
Review Bhooth Bangla: Horor Komedi Penuh Nostalgia dan Tawa
Sinema 24 menit lalu
Artotel Group Meluncurkan Praktik Dining Berkelanjutan “REBELLIOUS HUNGER”
Ekbis 1 jam lalu
Bocoran Honor Baterai 11.000mAh: Siap Jadi Raja Daya Tahan?
Tekno 1 jam lalu
Perkuat Mutu Produk, KAI Services Hadirkan Laboratorium Quality Control
Ragam Nusantara 2 jam lalu
Bocoran Xiaomi 18 Pro: Hadirkan Tombol AI dan Desain Lebih Futuristik
Tekno 2 jam lalu
Pengabdian Tanpa Lelah: Alumnus FK UNDIP Ahli Mata untuk Masyarakat Papua
Ilmu 3 jam lalu
Suharsono Tekankan Pentingnya Implementasi Perda untuk Dampak Nyata di Masyarakat
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Kerajinan Tangan Naik Daun, Tanda Menguatnya Experience Economy di Tiongkok
Ragam Nusantara 4 jam lalu
Ayoo Ikuti! Pemerintah akan Lelang Sukuk Negara Rp12 Triliun pada 21 April 2026
Ekbis 5 jam lalu
UNDIP Perkuat Kedaulatan Teknologi Plasma Nasional melalui “Indonesian Plasma Research Consortium”
Ilmu 5 jam lalu