BPH Migas Dukung Penambahan SPBU Nelayan di Nias Utara untuk Optimalkan BBM Subsidi

BPH Migas Dukung Penambahan SPBU Nelayan di Nias Utara untuk Optimalkan BBM Subsidi

NYALAUSANTARA, NIAS UTARA, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyatakan dukungannya terhadap optimalisasi penyaluran BBM subsidi dan kompensasi bagi nelayan di Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara. Dukungan tersebut diwujudkan melalui evaluasi dan peninjauan langsung usulan penambahan lembaga penyalur BBM di wilayah tersebut.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menjelaskan, saat ini Nias Utara memiliki empat penyalur BBM subsidi dan kompensasi, yang terdiri dari satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan tiga SPBU kompak. Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Nias Utara mengusulkan pembangunan SPBU khusus nelayan di beberapa lokasi.

Usulan tersebut ditinjau langsung oleh Wahyudi bersama Anggota Komite BPH Migas Bambang Hermanto pada Kamis (15/1/2026).

“BPH Migas bersama PT Pertamina Patra Niaga dan Direktorat Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Kementerian Kelautan dan Perikanan melakukan evaluasi serta pengecekan langsung kondisi geografis lokasi, apakah layak menjadi klaster penyalur BBM bagi nelayan,” ujar Wahyudi.

Berdasarkan hasil evaluasi dan tinjauan lapangan, lokasi yang diusulkan di Kecamatan Tuhemberua dan Afulu telah masuk dalam rencana pembangunan penyalur BBM program Satu Harga. Kedua penyalur tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada tahun 2026.

Menurut Wahyudi, pembangunan penyalur BBM di wilayah tersebut dirancang tidak hanya untuk melayani nelayan, tetapi juga pengguna BBM dari sektor pertanian, transportasi darat, UMKM, serta transportasi air bermotor tempel. Dengan konsep tersebut, skala keekonomian dinilai lebih layak bagi mitra atau investor, sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Ia juga menyoroti kondisi geografis Nias Utara, di mana jarak antarpenyalur BBM masih cukup jauh. Jarak dari Kecamatan Sitolu Ori ke Lahewa Timur mencapai 17 kilometer, dari Lahewa Timur ke Lahewa sekitar 19,2 kilometer, dan dari Lahewa ke Alasa sejauh 52,5 kilometer.


Editor: Lulu

Terkait

Komentar

Terkini