Menkeu Purbaya Ingatkan Risiko Ekonomi RI dari Konflik AS–Israel dan Iran
ISTIMEWA
NYALANUSANTARA, JAKARTA- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memaparkan sejumlah risiko yang berpotensi dihadapi perekonomian Indonesia akibat meningkatnya konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran di kawasan Timur Tengah.
Dalam konferensi pers APBN KITA edisi Maret di Jakarta, Rabu, Purbaya menjelaskan bahwa salah satu ancaman utama berasal dari kemungkinan penutupan Selat Hormuz yang merupakan jalur penting perdagangan energi dunia. Jika hal itu terjadi, pasokan energi global dapat terganggu dan memicu lonjakan harga komoditas, terutama minyak.
Ia menambahkan ketidakpastian global tersebut tercermin dari meningkatnya sentimen risk off di pasar keuangan dunia. Hal ini terlihat dari tingginya volatilitas indeks pasar seperti VIX dan MOVE, peralihan investor ke aset safe haven, penguatan indeks dolar AS (DXY), serta kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun.
Dari sisi perdagangan, kenaikan harga minyak dapat meningkatkan beban impor minyak dan gas Indonesia. Kondisi tersebut berpotensi menekan surplus neraca perdagangan sekaligus memengaruhi neraca pembayaran.
Sementara di sektor pasar keuangan, meningkatnya ketidakpastian global juga dapat memicu arus modal keluar (capital outflow). Dampaknya bisa menekan pasar saham, pasar obligasi, hingga nilai tukar rupiah, serta meningkatkan biaya pendanaan.
Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan tetap berfungsi sebagai shock absorber untuk meredam dampak tersebut, walaupun berpotensi menghadapi peningkatan beban subsidi energi dan bunga utang.
Di sisi lain, pemerintah juga berpeluang memperoleh tambahan penerimaan negara dari kenaikan harga komoditas ekspor seperti batu bara, nikel, dan minyak kelapa sawit (CPO).
Pemerintah, lanjut Purbaya, akan terus memantau perkembangan konflik di Timur Tengah secara ketat agar kebijakan fiskal dapat merespons situasi dengan cepat dan tepat.
Editor: Lulu
Terkini
NYALANUSANTARA, Surakarta – Kanwil Kemenkum Jateng bersama Balai…
NYALANUSANTARA, Yogyakarta- Pemain PSIM Yogyakarta, Reva Adi Utama,…
NYALANUSANTARA, Semarang– Jisco Marine Co., Ltd, Busan, Korea…
NYALANUSANTARA, Semarang - Memasuki periode musim kemarau tahun…
NYALANUSANTARA, BEIJING- Output industri di China mencatat pertumbuhan 6,1…
Kuliah Umum Food Tech UDB Surakarta: Sinergi Agribisnis dan Teknologi Pangan untuk Kedaulatan Pangan
NYALANUSANTARA, Surakarta - Di tengah tantangan pangan global,…
NYALANUSANTARA, Bandar Lampung- PSIM Yogyakarta akan menghadapi laga…
NYALANASANUSA, Slawi- Pemerintah Kabupaten Tegal terus berupaya meningkatkan…
NYAlANUSANTARA, Gunungkidul- Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY),…
NYALANUSANTARA, Kulon Progo- Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menggelar…
NYALANUSANTARA, Semarang – PT KAI Daop 4 Semarang…
Komentar