Gunung Kemukus, Destinasi Wisata Bersejarah di Sragen

Gunung Kemukus, Destinasi Wisata Bersejarah di Sragen

sragenkab.go.id

NYALANUSANTARA, Sragen -  Gunung Kemukus, sebuah destinasi wisata yang kaya akan sejarah, terletak di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, menawarkan pengalaman spiritual dan budaya yang unik bagi pengunjungnya.

Dengan ketinggian sekitar 300 meter di atas permukaan laut, Gunung Kemukus tidak hanya menarik peziarah dari dalam Kabupaten Sragen, tetapi juga dari luar daerah dan mancanegara.

Makam yang terdapat di Gunung Kemukus adalah tempat peristirahatan terakhir Pangeran Samudera, seorang putra dari raja terakhir Majapahit, Prabu Brawijaya V, bersama dengan selirnya.

Pangeran Samudera dikenal dalam sejarah karena misinya dalam menyiarkan agama Islam di wilayah Grobogan, Sragen, Solo, dan Karanganyar, sesuai dengan petunjuk dari gurunya, Sunan Kalijaga.

"Hingga hari ini, makam Pangeran Samudera sering dikunjungi oleh peziarah yang melakukan tirakatan, tawasul, dan tahlilan, terutama pada malam Jumat pon," ungkap Hasta, Juru Kunci Makam Pangeran Samudera, dalam wawancara di Gunung Kemukus pada Selasa (2/7/2024).

Namun, destinasi ini tidak luput dari beberapa stigma negatif yang salah kaprah. Menurut Hasta, hal ini disebabkan oleh kesalahpahaman antara pendahulunya yang kesulitan berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia dengan pengunjung dari luar Jawa. 

"Tidak ada syarat khusus untuk ziarah ke makam Pangeran Samudera. Cukup bawa bunga untuk tradisi tabur bunga dan berdoa sesuai keyakinan masing-masing," jelas Hasta, menegaskan bahwa ziarah ke makam ini bukanlah untuk tujuan romantis seperti yang mungkin salah dimengerti oleh sebagian pengunjung.

Hasta berharap agar ke depannya tidak ada lagi penyalahgunaan makam Pangeran Samudera, mengingat pentingnya menjaga keberkahan dan kehormatan tempat suci ini sebagai tempat peristirahatan seorang Wali Allah yang berjasa dalam penyebaran agama Islam di Jawa.

Gunung Kemukus, dengan fenomena alamnya yang unik seperti embun berbentuk kerucut di pagi hari saat musim kemarau, terus menjadi daya tarik bagi wisatawan yang mencari pengalaman spiritual dan sejarah yang mendalam di Kabupaten Sragen.


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini