Peringati HUT ke-71 PDHI, Baksos Pemeriksaan dan Pemberian Obat Cacing Bagi Hewan Kesayangan di Boyolali

Peringati HUT ke-71 PDHI, Baksos Pemeriksaan dan Pemberian Obat Cacing Bagi Hewan Kesayangan di Boyolali

boyolali.go.id

NYALANUSANTARA, Boyolali - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali bersinergi dengan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Provinsi Jawa Tengah Cabang IV menggelar bakti sosial (baksos) sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 PDHI. 

Acara ini berupa pemeriksaan dan pemberian obat cacing gratis untuk hewan kesayangan, seperti anjing dan kucing. Kegiatan ini dilaksanakan di kantor Disnakkan Kabupaten Boyolali pada Sabtu (20/1/2024).

Afiany Rifdania, Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) Disnakkan Kabupaten Boyolali, menjelaskan bahwa kegiatan baksos ini diadakan dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit rabies. 

Sebelum menjalani vaksinasi rabies, penting untuk memastikan bahwa hewan berada dalam kondisi sehat dan bebas cacing. Pemeriksaan melibatkan 26 dokter hewan dengan target pemeriksaan sebanyak 115 ekor.

Meskipun Kabupaten Boyolali dikategorikan sebagai daerah bebas rabies, Afiany mengingatkan bahwa kasus gigitan kucing dan anjing cukup banyak. Oleh karena itu, perlu adanya kewaspadaan terhadap penularan penyakit rabies. 

Pada kesempatan ini, hewan-hewan tersebut diberikan vitamin dan obat cacing untuk menjaga imunitas, memastikan bahwa vaksinasi rabies dapat terserap dengan baik.

Afiany Rifdania menyatakan, "Jadi kita perlu waspada, perlu ada upaya untuk pencegahan masuknya tertular penyakit itu ke daerah kami, Kabupaten Boyolali."

Anastacia Arysthia, Ketua PDHI Jawa Tengah Cabang IV, menyampaikan harapannya bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya perhatian terhadap kesehatan hewan untuk menjaga kesehatan pemiliknya sendiri. 

Ia juga mengapresiasi kesadaran masyarakat yang tinggi dalam membawa hewan peliharaan mereka untuk diperiksa.

"So far untuk Boyolali ini bagus ya, jadi artinya nggak ada penyakit yang berat-berat banget, kemudian kesadaran mereka untuk membawa ke dokter hewan ternyata luar biasa karena pesertanya juga cukup banyak," ungkap Anastacia Arysthia.

Salah satu pemilik anjing yang ikut serta dalam pemeriksaan gratis, Deby, menyatakan rasa senang dan terbantu dengan adanya baksos ini. 

Bagi orang awam, kegiatan ini memberikan kesempatan untuk bertanya kepada dokter hewan tentang kesehatan hewan kesayangan mereka tanpa ragu.

"Ini sangat membantu ya, apalagi untuk orang awam. Ini kan saya baru punya anjing, mungkin takut kalau mau ke dokter. Dengan adanya pemeriksaan gratis sangat membantu buat nanya-nanya," ujar pemilik anjing bernama Moly.


Editor: Admin

Terkait

Komentar

Terkini