Hasil Ternak Jawa Tengah Memberikan kontribusi Besar Secara Nasional

Hasil Ternak Jawa Tengah Memberikan kontribusi Besar Secara Nasional

"Kita ingin berswasembada pangan, apalagi Jawa Tengah ini sebagai penumpu pangan nasional. Selain pertanian, peternakan juga lebih diupayakan lagi, karena untuk menunjang kebutuhan protein," katanya. 

Sumarno menambahkan, Jateng memiliki potensi peternakan dengan Sumber Daya Genetik Hewan (SDGH) yang potensial secara ekonomi untuk dikembangkan.

Potensi itu antara lain Rumpun Pengging Soloan (Boyolali), Itik Tegal (Kota Tegal), Itik Muntilan (Magelang), Ayam Kedu, Domba Sakub (Brebes), Domba Batur (Banjarnegara), Domba Wonosobo, Kambing Kejobong (Purbalingga Banyumas), Kambing Kaligesing (Purworejo), Sapi Peranakan Ongole (PO) Kebumen, Sapi Jabres (Jawa Brebes), Itik Pengging Soloan, dan Ayam Lingnan Maron. 

Berdasarkan data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, produksi daging pada tahun 2024 mencapai 930.177 ton atau berkontribusi sebesar 18,83% terhadap kebutuhan nasional. Produksi ini menduduki peringkat 2 nasional. Produksi telur juga berada di peringkat yang sama. Kontribusinya sebesar 13,1% dengan produksi hampir 902.098 ton. Sementara komoditas susu, kontribusinya di peringkat 3 nasional, sebesar 9,4% atau 76.113 ton.


Editor: Redaksi

Terkait

Komentar

Terkini